Analisa hubungan gaya kepemimpinan transformasional dan transaksional dengan motivasi bawahan di militer :: Studi kasus di Setukpa dan Setukba TNI Angkatan Udara
WAGIMO, Djamaludin Ancok, Prof.Dr.MA
2005 | Tesis | Magister ManajemenDalam suatu organisasi gaya kepemimpinan seorang atasan mempunyai peranan yang sangat penting terhadap pencapaian kinerja organisasi. Kepemimpinan transformasional dan transaksional diyakini akan mampu meningkatkan motivasi seorang bawahan dalam melakukan suatu kinerja untuk mencapai tujuan organisasi. Menurut Bass (1990) gaya kepemimpinan transaksional sebagai dasar munculnya upaya ekstra (extra effort) bawahan sesuai target yang ditetapkan sehingga meningkatkan motivasi dan kinerja. Pada saat yang sama pemimpin dapat membuat upaya ekstra bawahan melebihi biasanya apabila pemimpin juga mempunyai kepemimpinan transformasional, karena karakteristikkarakteristik kepemimpinan transformasional dapat mempertinggi motivasi bawahan sehingga bawahan mau mengeluarkan upaya ekstra terhadap kinerja yang diharapkan. Reformasi TNI 1998 telah banyak berpengaruh terhadap perubahan di militer, terutama untuk menuju militer profesional yang mempunyai sikap, loyalitas dan etos kerja yang profesional dalam melaksanakan tugas, sehingga penerapan gaya kepemimpinan di militer menjadi penting untuk dilihat. Oleh karena itu dibutuhkan sosok pemimpin yang mampu memberikan motivasi kepada anak buahnya, yaitu bagaimana seorang pemimpin mempengaruhi bawahannya untuk secara bersama-sama melaksanakan visi, misi serta tujuan organisasi secara berhasil guna secara profesional (Yukl, 1998). Penelitian ini mencoba menjawab apakah variabel-variabel gaya kepemimpinan yang meliputi: gaya kepemimpinan transformasional dan kepemimpinan transaksional mempunyai hubungan yang positif dan signifikan atau tidak dengan tingkat motivasi kerja bawahan. Dengan menggunakan data kuesioner anggota militer berpangkat bintara dan tamtama yang sedang mengikuti pendidikan Setukpa dan Setukba TNI AU, hasil analisis uji F (uji varians) menunjukkan bahwa nilai F hitung lebih besar dari F tabel (24,660 > 4,000), berarti variasi perubahan faktor-faktor gaya kepemimpinan transformasional dan kepemimpinan transaksional dalam penelitian ini dapat menjelaskan secara simultan variasi perubahan motivasi kerja bawahan. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa variabel gaya kepemimpinan transformasional dan kepemimpinan transaksional secara bersama-sama memiliki pengaruh yang positif dan signifikan terhadap motivasi kerja bawahan. Dari perhitungan korelasi antara gaya kepemimpinan transformasional dan kepemimpinan transaksional dengan motivasi kerja bawahan diperoleh R = 0,562 sehingga koefisien determinasinya (R2) adalah 0,316. Hal ini berarti, motivasi kerja bawahan akan berubah sebesar 31,60% karena pengaruh gaya kepemimpinan transformasional dan kepemimpinan transaksional, sedangkan sebesar 68,40% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Variabel-variabel lain tersebut antara lain variabel sistem gaji (reward system), tipe pekerjaan, kondisi kerja (working conditions), teman sekerja (co-worker) atau variabel-variabel lainnya.
Leadership style of a superior in an organization has a very important role to organizational performance. Transformational and transactional leadership believed will be able to improve motivation of a subordinate in conducting a work performance to reach the target of an organization. According to Bass (1990) transactional leadership style as appearance base extra strive (extra effort) of a subordinate according to specified goals so that improve performance and motivation. At the same time, a leader can make an exorbitant extra effort of subordinate if a leader also has a transformational leadership because characteristics of transformational leadership can heighten subordinate motivation so that subordinate will release extra effort to expected performance. Reform of TNI 1998 has having an effect on many to change military, especially to a professional military which have attitude, professional job ethos and loyalty in running duty, so that applying of leadership style in military become important to in seeing. Therefore required a leader buttonhole capable to give motivation to its staff, that is how a leader influence them by together execute vision, mission and also the target of organization by succeeding to utilize professionally (Yukl, 1998). This research is trying to answer do leadership style variables covering: transformational leadership style and transactional leadership having relation which are positive and significant or not with motivational level work subordinate. By using data of questioners military member in a good position of sergeant and corporal which are following education of Setukpa and of Setukba Indonesian Air Force (TNI AU), result of analysis test F (test variants) indicating that F count value bigger than F table (24.660 > 4.000), means that variation change of transformational leadership style and transactional leadership style factors in this research can explain by simultaneous variation change of motivation work subordinate. Thereby can be concluded that variable of transformational leadership style and transactional leadership style by together have influence which are positive and significant to motivation work subordinate. From calculating of correlation between transformational leadership style and transactional leadership style with subordinate motivation obtained R = 0.562 so that its coefficient determination (R2) is 0.316. This means, motivation work subordinate will change equal to 31.60% because influence of transformational leadership style and transactional leadership style, while equal to 68.40% influenced by other variable which do not check in this research. The other variables for example salary systems (reward system) variable, work type, condition of job (working conditions), coworker or other variables.
Kata Kunci : Manajemen Sumberdaya Manusia,Gaya Kepemimpinan,Motivasi Kerja Bawahan,Militer, transformational leadership style, transactional leadership style and motivation work subordinate