Laporkan Masalah

Memprediksi kegagalan restrukturisasi kredit bermasalah dengan menggunakan alat bantu analisis diskriminan dan informasi laporan keuangan :: Studi kasus pada divisi special asset management Bank Danamon

RAMPENGAN, Jemmy, Mas'ud Machfoedz, Prof.Dr.MBA

2005 | Tesis | Magister Manajemen

Kredit bermasalah atau Non Performing Loan (NPL) merupakan salah satu masalah utama yang dihadapai perbankan nasional karena berhubungan langsung dengan tingkat kesehatan dan profitabilitas perbankan. Salah satu cara mengurangi dampak negatif kredit bermasalah adalah dengan restrukturisasi kredit. Pelaksanaan restrukturisasi kredit membutuhkan pengorbanan waktu, biaya dan tenaga dari bank yang bersangkutan sehingga perlu dilakukan dengan selektif dan perlu diketahui secara dini apakah akan berhasil atau tidak. Tesis ini merupakan studi kasus di Divisi Special Asset Management Bank Danamon untuk memprediksi kemungkinan kegagalan atau keberhasilan suatu restrukturisasi kredit dengan menggunakan analisis diskriminan dan analisis rasio keuangan, yang merupakan formula yang dapat digunakan untuk memprediksi kebangkrutan suatu perusahaan, sehingga dapat pula diterapkan untuk memprediksi apakah suatu restrukturisasi kredit akan berhasil atau gagal di kemudian hari. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa analisis diskriminan dengan membangun model prediksi dan analisis rasio keuangan dapat digunakan untuk memprediksi kemungkinan kegagalan atau keberhasilan suatu resrukturisasi kredit. Kata kunci

Problem Loan or Non Performing Loan (NPL) is a one of national banking industry’s main problems since it directly relates to the bank’s soundness and profitability. Loan Restructuring is the one way to reduce the negative impact of the problem loan. A Loan Restructuring implies to the time, costs and resources of the bank therefore it should be applied selectively and needs an early signal whether it can run well or fails. This thesis is a case study at Special Asset Management Division of Bank Danamon to predict the possibility of a failure of the loan restructuring using discriminant analysis and financial ratio analysis which are the formulas that can be used to predict company’s bankruptcy, so that it can also be used to predict a successful or failure of a loan restructuring in the future. The result of this research concludes that discriminant analysis through building a prediction model and financial ratio analysis can be used to predict the possibility of a failure of the loan restructuring.

Kata Kunci : Manajemen Perbankan,Kredit Bermasalah,Restrukturisasi


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.