Laporkan Masalah

Analisis kebutuhan sistem informasi terintegrasi yang berkualitas untuk pelaksanaan audit kepabeanan terhadap importir pada Kantor Wilayah IV Direktorat Jendral Bea dan Cukai Jakarta

HERU P., Eksi Nugroho, Jogiyanto Hartono, Prof.Dr.MBA

2005 | Tesis | Magister Manajemen

Tujuan penelitian ini adalah memberi usulan kepada Direktorat Jenderal Bea dan Cukai untuk membentuk suatu sistem informasi terintegrasi yang berkualitas untuk pelaksanaan audit yang merupakan salah satu sistem pengawasan yang dilakukan dalam pelaksanaan tugas untuk mengamankan hak-hak Negara yang berkaitan dengan kepabeanan dan cukai. Dalam sistem pengawasan melalui audit, akurasi dan validitas data sangat berperan penting sebagai sumber informasi baik untuk efisiensi pelaksanaan audit maupun untuk memperoleh hasil audit yang optimal. Dalam pelaksanaan audit saat ini, auditor Direktorat Jenderal Bea dan Cukai sering menemui kendala berupa lamanya waktu dalam mengumpulkan data maupun kurangnya jenis data yang diperlukan untuk melakukan pemeriksaan; dimana data tersebut harus dicari langsung dari unit kerja terkait. Kondisi tersebut mengakibatkan terjadinya inefisiensi dalam pelaksanaan audit dan kemungkinan hilangnya potensi pemasukan keuangan Negara. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk melakukan analisis tentang hubungan dan seberapa besar peranan sistem informasi terintegrasi yang berkualitas terhadap perencanaan audit, pelaksanaan audit dan pelaporan hasil audit. Dalam analisis tersebut dilakukan menggunakan program SPSS for windows versi 12,00 dengan menggunakan input data berupa jawaban atas kuesioner yang telah diserahkan oleh 147 responden yang terdiri dari 3 orang pejabat struktural dan 144 orang auditor dilingkungan Kantor Wilayah IV Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Jakarta. Berdasarkan pada hasil pengujian regresi linier, diketahui bahwa sistem informasi kepabeanan terintegrasi yangberkualitas mempunyai korelasi dan kontribusi yang sangat signifikan terhadap perencanaan audit, pelaksanaan audit dan pelaporan hasil audit.

The aim of this research is to propose the General Directorate of Customs Office to compose a qualified integrated-information system for audit implementation that is one of the surveillance system to pacify the state’s rights that are related with tax and toll. In the audit-surveillance system, accuracy and data validity are very important as a good information source for audit efficiency and to gain an optimal audit result. In the audit implementation on recent days, the General Directorate of Customs and Office auditor often meet some obstacles such as the long time that needed in collecting data and lack of kind of data that needed, whereas those data must looked directly from the interrelated working-unit. These conditions resulting inefficiency in audit implementation and possibility in lost of state’s income This research is done with the objective is to analyze the relation and the role of qualified integrated-information system on audit planning, implementation and result report. This research was analyzed by SPSS for windows program version 12.00 with questioner responses as data input. Those questioner responses was from 147 respondents, 3 people was structural officials and 144 people was auditors from Division Office IV of Customs General Directorate in Jakarta.

Kata Kunci : Audit Kepabeanan,Sistem Informasi,Importir, Qualified integrated-information system, audit-surveillance system, audit efficiency, interrelated working-unit


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.