Kajian empiris terhadap faktor penentu hutang pada perusahaan manufaktur di Bursa Efek Jakarta
ENGELINA, Wanna, Eduardus Tandelilin, Prof.Dr.MBA
2005 | Tesis | Magister ManajemenPenelitian ini bertujuan untuk mempelajari secara empiris pengaruh dari Collateral value factor, Growth factor, Size factor, Cash flow factor, Uniqueness factor dan Ownership factor terhadap Hutang perusahaan. Penelitian ini merupakan replikasi dari penelitian yang pernah dilakukan oleh Bhaduri (2002). Jumlah sampel yang digunakan sebanyak 102 perusahaan manufaktur yang tercatat di BEJ hingga 2003, yang ditetapkan secara purposive sampling. Alat analisis data yang digunakan adalah analisis faktor dan analisis regresi linear berganda. Analisis faktor digunakan untuk membentuk faktor variabel bebas, sedangkan analisis regresi linear berganda digunakan untuk menguji hipotesis. Dalam model regresi yang digunakan dalam penelitian ini, rasio hutang sebagai variabel terikat diproxy dengan tiga macam rasio yaitu: rasio total hutang per total aset, rasio hutang jangka panjang per total aset dan rasio hutang jangka pendek per total aset. Pengujian asumsi klasik menunjukkan bahwa seluruh model regresi yang diperoleh memenuhi asumsi klasik tersebut. Hasil penelitian ini menunjukkan: Collateral Value Factor berpengaruh positif signifikan terhadap total hutang (b=0.0733; sig.=0.000), berpengaruh positif signifikan terhadap hutang jangka panjang (b=0.0301; sig.=0.000); dan berpengaruh negatif signifikan terhadap hutang jangka pendek (b=-0.0601; sig.=0.000). Growth Factor berpengaruh positif signifikan terhadap total hutang (b=0.0008; sig.=0.000), berpengaruh positif signifikan terhadap hutang jangka panjang (b=0.0004; sig.=0.000); dan tidak berpengaruh signifikan terhadap hutang jangka pendek. Size factor berpengaruh positif signifikan terhadap Total hutang (b=0.0211; sig.=0.003); tidak berpengaruh signifikan terhadap hutang jangka panjang; dan berpengaruh negatif signifikan terhadap hutang jangka pendek (b=-0.0543; sig.=0.000). Cash Flow Factor berpengaruh negatif signifikan terhadap total hutang (b=-0.0442; sig.=0.000); berpengaruh positif signifikan terhadap hutang jangka panjang (b=0.0131; sig.=0.014); dan tidak berpengaruh signifikan terhadap hutang jangka pendek. Uniqueness Factor berpengaruh positif signifikan terhadap total hutang, (b=0.4419; sig.=0.000), tidak berpengaruh signifikan terhadap hutang jangka panjang dan juga tidak berpengaruh signifikan hutang jangka pendek. Ownership Factor berpengaruh positif signifikan terhadap total hutang (b=0.0205; sig.=0.018); dan tidak berpengaruh signifikan baik terhadap hutang jangka panjang maupun terhadap hutang jangka pendek.
This research planned to study empirically the effect of Collateral Value Factor, Growth Factor, Size Factor, Cash Flow Factor, Uniqueness Factor and Ownership Factor to Capital Structure. This research is replicated from Bhaduri Research in India (2002). Sample size to be used derived from 102 manufacture enterprises that enlisted at BEJ, Jakarta Stock Exchange, up to 2003, in which established as purposive sampling. Data analysis instrument being used namely analysis factor and analysis of multiple regression linear. Analysis factor being used to make uncontrolled variable factor, while analysis of multiple regression linear being employed to examine hypothesis. In regression model used in this research, debt ratio as controlled variable proxy or substituted with three category of ratio as follows: ratio of total debt per total asset, ratio of long term debt per total asset and ratio of short term debt per total asset. Examination of classic assumption indicates that entire model of regression that acquired satisfy the classical assumption. This research outcome indicates: Collateral Value Factor has significant positive impact to total debt (b=0,0733; sig.=0,000); and give significant positive impact to long term debt (b=0,0301; sig.=0,000); and present significant negative impact to short term debt (b=0,0601; sig.=0,000). Growth Factor renders positive significant impact to total debt (b=0,0008; sig=0,000), bring significant positive impact to long term debt (b=0,0004; sig.=0,000); and not play significant impact to short term debt. Size factor positively significant affect total debt (b=0,0211; sig.=0,003); not significantly affect long-term debt; and exert significant negative impact to short term debt (b=-0,0543; sig.=0,000). Cash Flow Factor significantly positive affects total debt (b=-0,0442; sig.=0,000); bring positive significant contribution to long-term debt (b=0,0131; sig.=0,014); not significantly affect short-term debt. Uniqueness Factor renders significant positive impact to total debt (b=0,4419; sig.=0,000), not significantly affect long-term debt and also not significantly affect short term debt. Ownership Factor significantly positive affects total debt (b=0,0205; sig.=0,018); and not significantly affects long-term debt as well as short-term debt.
Kata Kunci : Struktur Modal,Hutang,Perusahaan Manufaktur, Collateral Value, Growth, Size, Cash Flow, Uniqueness, Ownership