Analisis perbandingan ekspor tekstil dan produk tekstil Indonesia dan China :: Pendekatan model gravitasi data panel, 2000-2004
WIJAYANTO, Edi, Dra. Endang Sih Prapti, MA
2006 | Tesis | S2 Ilmu Ekonomi dan Studi PembangunanPenelitian ini bertujuan untuk membandingkan kinerja ekspor dengan pendekatan geografis dan pendekatan potensi ekspor, dan membandingkan variabel independen terhadap variabel dependen dengan pendekatan gravitasi. Adapun data yang digunakan adalah jenis data sekunder, sumber data dapat diperoleh di situs Departemen Perindustrian, International Financial Statistics (IFS), Statistik Ekspor Badan Pusat Statistik (BPS), United Nation Statistic Commercial Trade dan database John Haveman. Data yang digunakan untuk analisis ekspor TPT ke negara mitra dagang pada negara adalah sama yaitu 75 negara pada tahun 2000 s/d 2004, karena keterbatasan data. Model yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan pendekatan gravitasi data panel. Variabel dependen yang digunakan adalah ekspor TPT Indonesia dan China, sedangkan variabel independennya yaitu GDP per kapita, harga TPT Indonesia di negara tujuan ekspor, harga TPT China di negara tujuan ekspor, jarak geografis Indonesia dan negara mitra dagang, jarak geografis China dan negara mitra dagang. Estimasi dari model tersebut dengan regresi data panel dengan menggunakan PLS (pooled least square) dan random effect. Perhitungan angka konsentrasi geografis dan rasio P/A (potential/actual) dengan menggunakan rumus. Variabel-variabel independen berpengaruh secara signifikan terhadap variabel dependen pada periode pengamatan dengan tingkat signifikansi 5 %. Negara tujuan ekspor kedua negara relatif terdistribusi dengan baik dan aman, tetapi Indonesia relatif lebih terdistribusi, karena angka konsentrasi geografis setiap tahun lebih kecil dibandingkan China. Peluang untuk menambah nilai ekspor TPT lebih banyak China dibandingkan Indonesia. Apabila terjadi perubahan variabel GDP per kapita negara mitra dagang, maka nilai ekspor China lebih peka terhadap perubahan dari pada Indonesia. Apabila terjadi perubahan variabel harga TPT maka perubahan ekspor TPT China lebih peka dari pada Indonesia. Variabel jarak masih menjadi variabel yang paling dominan dibandingkan variabel lain dan bagi kedua negara perubahan jarak mitra dagang memiliki arah yang negatif . Pada model persamaan Indonesia perubahan variabel ekspor TPT lebih banyak bisa dijelaskan oleh variabel independen, dibandingkan dengan model persamaan China.
The objective of the research are comparing performance of TPT Indonesia with TPT China export in geographical approach and in potential export approach, comparing influence explanatory variables to dependent variable that’s TPT Indonesia and TPT China export. Data that are used in secondary data, source of the data from website Industrial Department, International Financial Statistics (IFS), Export Statistic Badan Pusat Statistik (BPS), United Nations Statistic Commercial Trade and database John Haveman. Data as used in analysis TPT export to the destination country it’s the same on 75 country in period 2000 – 2004, because data restriction.. The model that are used in this research that’s used gravity approach panel data. Dependent variables are TPT Indonesia and China export, whereas independent variables are GDP per capita, price TPT Indonesia at the destinations country export, price TPT Indonesia at the destinations country export, the distance of geographical Indonesia and China to country partner. Estimations for the model with panel data regression PLS (pooled least square) and random effect. Calculations concentration geographical number and P/A (potential /actual) ratio with aught formulation. The result of analysis all independent variables influence dependent variables significantly in observations period with level significance 5 %. Exports distribution to the destinations country for Indonesia and China it’s goods and safety. Opportunity for increased TPT export to the destination country all the more China as compared to Indonesia. If occur GDP country partner variation, then variation China export more sensitive than Indonesia export. If occur TPT price variation, then variation China export more sensitive than Indonesia export. The distance variable still become the dominant variable than others variables, and variation the distance variable have negative direction for TPT export value Indonesia and China. The Indonesia equation model dependent variable variation more explainable independent variable than the China equation model.
Kata Kunci : Kinerja Ekspor Tekstil,Produk Tekstil Indonesia dan China, gravity, panel data, concentration geographical number, P/A