Analisis pemasaran Bakpia di Kelurahan gampilan Kecamatan Ngampilan Yogyakarta
YELFIARITA, Prof.Dr.Ir. Sri Widodo, M.Sc
2006 | Tesis | S2 Ekonomi PertanianBakpia adalah salah satu makanan khas Yogyakarta. Bakpia tidak hanya dikonsumsi oleh masyarakat Yogyakarta bahkan juga wisatawan yang berkunjung ke Yogyakarta. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana saluran pemasaran dan marjin pemasaran bakpia, mengetahui efisiensi pemasaran bakpia dan faktor-faktor yang mempengaruhi marjin pemasaran bakpia di Kelurahan Ngampilan Yogyakarta. Lokasi penelitian ditentukan secara purposive dengan pertimbangan kelurahan Ngampilan merupakan daerah sentra produksi bakpia. Pengambilan responden dilakukan secara sensus yaitu sebanyak 49 orang pengusaha industri rumah tangga bakpia dan 40 orang perantara yang terlibat dalam pemasaran bakpia di Yogyakarta. Untuk mengetahui marjin pemasaran bakpia digunakan analisis marjin, efisiensi pemasaran dianalisis dengan melihat bagian harga yang diterima produsen dan melalui analisis koefisien korelasi serta analisis elastisitas transmisi harga. Selanjutnya untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi marjin pemasaran bakpia dianalisis secara statistik dengan metode regresi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) terdapat 3 tipe saluran pemasaran bakpia di Yogyakarta, yaitu saluran pemasaran I (produsen-pedagang-konsumen), saluran pemasaran II (produsen-penerima komisi-konsumen) dan saluran pemasaran III (produsen-konsumen). (2) dari analisis marjin dan share produsen, maka saluran pemasaran yang paling efisien berturut-turut adalah saluran pemasaran III (marjin = 0 dan share = 100%), saluran pemasaran I (marjin = 1317 dan share = 83,97%) dan saluran pemasaran II (marjin = 2000 dan share = 76,88%). (3) Secara umum saluran pemasaran bakpia di Yogyakarta belum efisien terlihat dari koefisien korelasi (r = 0,575) dan elastisitas transmisi harga (Et = 0,54) yang kecil dari 1 dan dari analisis juga disimpulkan bahwa struktur pasar yang terbentuk dalam pemasaran bakpia adalah pasar oligopoli. (4) faktor-faktor yang mempengaruhi marjin pemasaran bakpia di Yogyakarta adalah harga produsen dan tipe saluran pemasaran.
Bakpia is one of Yogyakarta special food. It is not only consumed by Yogyakarta people but also by people beyond Yogyakarta. The research aims to investigate marketing channels and marketing margin of bakpia, marketing efficiency and factors affecting the marketing margin of bakpia in Ngampilan Yogyakarta. The research is located at Ngampilan the centre of bakpia home industry. Census was used to get the respondent of the owner of bakpia home industry and 40 marketing agent. Margin analysis was used to investigate the price. Share of producer, coefficient correlation analysis and transmition price elasticity analysis were used to investigate marketing efficiency. The finding shows that (1) there were three types of bakpia marketing channels in Yogyakarta; marketing channels I (producer-trader-consumer), marketing flow II (producer-agent-consumer), and marketing flow III (producer-consumer). (2) Margin analysis and share producer show the efficient marketing flow orderly is marketing flow III (margin = 0 and share producer = 100%), marketing flow I (margin = 1317 and share producer = 88,97 %), marketing flow II (margin = 2000 and share producer = 76,88%). (3) Overall, the marketing bakpia in Yogyakarta is not efficient yet. It was implied from correlation coefficient (r) = 0,575 and transmition price elasticity (ET) = 0,54. From analysis, it was concluded that oligopoly is the market structure of bakpia. (4) The producer price and type of marketing channels were factors affecting the marketing margin of bakpia in Yogyakarta.
Kata Kunci : Pemasaran Bakpia,Produksi, marketing analysis, marketing efficiency and home industry