Analisis input output sektor perekonomian Daerah Istimewa Yogyakarta
BUDIYATI, Yunita Ika Sari, Prof.Dr.Ir. Sri Widodo, M.Sc
2006 | Tesis | S2 Ekonomi PertanianPenelitian dengan pendekatan analisis input output ini bertujuan untuk mengidentifikasi sektor kunci dalam perekonomian DIY dan mengidentifikasikan sektor ekonomi yang mempunyai pengaruh ganda yang tinggi dalam struktur perekonomian DIY. Disamping itu, juga untuk mnegetahui derajat keterkaitan antara sektor pertanian yang memberikan sumbangan peningkatan pendapatan dan kesempatan kerja. Data yang digunakan berupa data sekunder yaitu tabel input output propinsi DIY tahun 1995 dan tahun 2000 klasifikasi 64 sektor atas dasar harga prosedur. hasil analisis menunjukkan bahwa subsektor jasa perdagangan, industri pengolahan beras dan industri mendukung pariwisata, merupakan subsektor yang mempunyai kaitan ke depan dan kaitan ke belakang yang tinggi. Subsektor tersebut mampu menyediakan output bagi sektor lain dan mampu menyera[p output sektor lain sebagai inputnya. Sehingga investasi pada subsektor tersebut diperlukan. Subsektor jasa pemerintahan dan pertahanan mampu menciptakan pendapatan tertinggi karena lebih menguntungkan dan ada jaminan kesejahteraan di masa datang. hampir semua sektor pertanian memiliki kaitan kuat dengan sektor non pertanian, dengan sektor sekunder yaitu industri yang mengolah komoditas pertanian yang bersangkutan, dengan tersier adalah subsektor jasa perdaganagn dan subsektor bank, asuransi dan lembaga keuangan lain. komoditas palawija, peternakan dan hasilnya, tanaman perkebunan serta kehutanan merupakan komoditas yang mempunyai ketrkaitan ke belakang tinggi. Disamping itu komoditas pertanian akan memberikan kesempatan kerja yang lebih luas dan mampu meningkatakan pendapatan rumah tangga tani
The study aims to identify main sector within economy of DIY and its multiplier effect. The study also investigates the linkage between agriculture and non-agriculture sector as well as to recognize its contribution on raising income and employment. The data is input output table of DIY during 1995-2000 on 64 sectors classification of producer price base. The result shows that Trading Sub-sector, Rice Processing Industry and tourism industry, considered highly forward-backward linkages. These subsectors are able to provide output for another sector as well as absorb output as the input, so investment on this sub-sector is needed. Government Service Sub-sector and Defense are able to creat highest income and resulting future welfare. Almost all of agricultural sectors, have higher linkages to non-agricultural one, with agriculture commodity processing industry as secondary sector, and Trading Subsector of tertiary sector, including Bank, Insurance and other financial institution. Crops, live-stock and its yields, farming as well as forestry considered as high backward linkage commodity. In addition, the agricultural commodity will increase employment and farmers income.
Kata Kunci : Pembangunan Pertanian,Analisis Input Output, Input Output Analysis, Economy Sector