Analisis kinerja keuangan perusahaan-perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Jakarta sebelum dan sesudah pembayaran dividen kas
SHANTI, Dr. Indra Wijaya Kusuma, MBA
2006 | Tesis | S2 AkuntansiPenelitian ini bertujuan untuk menguji secara empiris kinerja keuangan perusahaan-perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Jakarta (BEJ) sebelum dan sesudah melakukan pembayaran dividen kas. Penelitian ini juga bertujuan untuk memverifikasi bahwa fenomena kebijakan pembayaran dividen di Indonesia dengan teori sinyal adalah tidak tepat. Teori sinyal untuk informasi kebijakan dividen tidak cocok untuk diterapkan di Indonesia, karena tidak sesuai dengan keadaan/situasi (settings) yang terjadi di Indonesia, di mana kebijakan pembayaran dividen di Indonesia merupakan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) dan bukan ditentukan oleh manajer. Penelitian ini menggunakan sampel semua perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Jakarta (BEJ) yang membayarkan dividen kas tahunan rutin saham biasa pada tahun 2000-2002, tetapi tidak membayarkan dividen kas tahunan rutin saham biasa 2 tahun sebelum dan 2 tahun sesudah tahun yang bersangkutan. Penelitian ini menggunakan pengujian statistik tes parametrik (uji t untuk dua sampel berpasangan) dan tes non-parametrik (uji peringkat tanda Wilcoxon). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembayaran dividen kas akan mempengaruhi short-term liquidity ratios perusahaan (short-term liquidity ratios perusahaan sesudah membayarkan dividen kas lebih rendah daripada short-term liquidity ratios perusahaan sebelum membayarkan dividen kas), dan akhirnya akan mempengaruhi productivity/efficiency ratios perusahaan. Pembayaran dividen kas akan mempengaruhi kinerja keuangan (likuiditas) perusahaan dalam jangka pendek, yaitu 1 sampai 2 tahun sesudah pembayaran dividen kas tersebut. Selanjutnya, penelitian ini juga membuktikan bahwa informasi kebijakan dividen sebagai teori sinyal di Indonesia adalah tidak tepat; karena hasil pengujian statistik, baik tes parametrik maupun tes non-parametrik, menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan (peningkatan atau penurunan) di dalam profitabilitas (profitability ratios) perusahaan, sehingga informasi dividen tidak dapat digunakan sebagai sinyal untuk prospek laba perusahaan Indonesia di masa depan.
The objective of this study is to empirically examine the financial performance of manufactu ring companies listed on the Jakarta Stock Exchange (JSX) before and after cash dividend payment. This study also purports to verify that signalling theory is not an appropriate concept to explain the phenomenon of dividend payment policy in Indonesia. The signalling theory of dividend policy information is inapt since it does not fit with Indonesian setting where dividend payment policy is decided by General Stockholders Meeting rather than by managers. Samples used in this study are all manufacturing comp anies listed on the Jakarta Stock Exchange that paid annual cash dividend on common stocks in the period of 2000-2002 but did not pay annual cash dividend in the period of two years before and two years after the observed period. This study uses parametric statistics (paired sample t test) and non-parametric test (Wilcoxon signed ranks test). The result shows that the payment of cash dividend will influence companies’ short-term liquidity ratios (the companies’ short-term liquidity ratios after paying cash dividend are lower than those before paying cash dividend), and will eventually influence productivity/efficiency ratios of the companies. The payment of cash dividend will influence the companies’ short-term financial performance (liquidity), which is on e to two years after the cash dividend payment. Subsequently, this study also finds that the information of dividend payment as signalling theory is irrelevant as the statistical tests, both parametric and non -parametric tests, indicate that there is of no significant difference of the companies’ profitability such that dividend information cannot be used as signal for profitability prospect of Indonesian companies in the future.
Kata Kunci : Kinerja Keuangan Perusahaan,Kebijakan Dividen, financial performance; dividend policy; signalling theory.