Laporkan Masalah

Pengaruh insentif keuangan, daya tarik tugas dan faktor situasional pada kinerja

ARNIATI, Prof.Dr. Slamet Sugiri, MBA

2006 | Tesis | S2 Akuntansi

Penelitian ini bertujuan untuk memberikan bukti empiris tentang pengaruh interaksi faktor situasional, kompensasi keuangan dan daya tarik tugas, pada kinerja. Faktor situasional terkait dengan apakah terdapat batasan berupa pengendalian ataukah tidak terdapat batasan (otonomi). Teori yang mendasari penelitian ini adalah teori aktivasi dan beberapa penelitian tentang kompensasi berdasarkan insentif, daya tarik tugas, dan faktor situasional. Teori aktivasi merupakan tingkat rangsangan pada sistem reticular otak. Teori ini digunakan untuk perancangan pekerjaan (job design) oleh Scott (1966, dalam Pinder 1997), pendekatan teori ini adalah pekerjaan merupakan sumber aktivasi bagi orang yang melaksanakannya. Pengambilan data dilakukan melalui eksperimen laboratorium 2x2x2 between subject factorial terhadap 128 sampel mahasiswa. Pengujian yang dilakukan dengan menggunakan ANOVA dan uji T tidak berhasil memperoleh bukti empiris tentang pengaruh kompensasi berdasarkan insentif terhadap daya tarik tugas ketika tugas awalnya dirasakan menarik, penelitian ini juga tidak dapat membuktikan secara empiris tentang hubungan positif persepsi subyek terhadap tugas dengan kinerja, dan juga tidak dapat membuktikan secara empiris tentang faktor situasional (pengendalian) yang menduga bahwa subyek yang dikendalikan, tidak tertarik dengan tugas dengan kompensasi berdasarkan insentif, kinerjanya akan lebih baik daripada subyek yang tidak dikendalikan, tertarik dengan tugas dan dengan kompensasi tetap. Penelitian ini hanya berhasil membuktikan adanya perbedaan kinerja yang lebih baik pada subyek yang tertarik dengan tugas dan mendapat kompensasi tetap, dibanding subyek yang mendapat kompensasi berdasarkan insentif.

The present research aimed to identify empirical evidences on the influences of situational interaction, monetary compensation , and task attractiveness toward task performance. Situational factors related to whether constraints in terms of control or no constraint (autonomy) was available. Its underlying theories involve activation theory and researches on incentives based-compensation, task attractiveness, and situational factors. Activation theory proposes stimulation level in reticular cerebral system. Scott utilized such a theory in job design (Scott, 1966, in Pinder 1997). This theory considers that job is an activation source for those implement it. Data were collected through 2x2x2 laboratory experiments between factorial subjects among 128 student samples. ANOVA and T-test used did not successfully provide empirical evidences on the influences of incentive-based compensation toward task attractiveness when job was perceived as attractive at first. This research was not able to empirically prove positive relationship or subjective job perception and performance; in addition, empirical evidences on situational factors (control) was not able to provide assuming that controlled subjects was not attracted with incentive-based tasks; their performance would be better than uncontrolled subjects; they were more attracted with fixed-rate job and compensation. The present research successfully proved better performance was found among subjects attracted to job and fixed compensation compared to those with incentive-based compensation.

Kata Kunci : Insentif keuangan, daya tarik tugas, faktor situasional, kinerja, teori aktivasi.


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.