Dampak interaksi keberadaan kompensasi dan motivasi intrinsik pada kinerja tugas
SUMARYANTO, Dr. Ertambang Nahartyo, M.Sc
2006 | Tesis | S2 AkuntansiKompensasi akan menurunkan motivasi intrinsik (Ryan dkk, 1983). Bahkan kompensasi hanya memperkuat motivasi dalam jangka pendek, namun akan memperlemah motivasi dalam jangka panjang (Benabou dan Tirole, 2003). Penelitian terdahulu belum menghubungkan antara motivasi intrinsik dengan kinerja. Penelitian ini berusaha mengetahui apakah interaksi keberadaan kompensasi dengan motivasi intrinsik mempengaruhi perubahan motivasi intrinsik dan kinerja tugas. Penelitian ini dalam pengumpulan datanya dengan menggunakan metoda eksperimen laboratorium dengan desain faktorial 2x2. Subjek yang digunakan mahasiswa Akuntansi Universitas Ahmad Dahlan sebanyak 40 orang. Namun ada 40% subjek yang tidak lolos pertanyaan kontrol sehingga harus dikeluarkan dalam pengujian statistik. Hipotesis diuji dengan alat statistik 2x2 Anova. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa bahwa keberadaan kompensasi menurunkan motivasi intrinsik (nilai p=0.002), rendahnya kinerja subjek yang memiliki motivasi intrinsik tinggi bila diberi kompensasi (nilai p=0.057) dan interaksi antara keberadaan kompensasi dengan motivasi intrinsik yang berpengaruh terhadap kinerja (nilai p=0.066). Subjek yang memiliki motivasi intrinsik tinggi selalu memperhatikan isi tugasnya dan akan menggunakan semua kompetensinya. Apabila subjek ini diberi kompensasi kontingen berakibat menurunkan motivasi intrinsiknya dan kinerjanya. Ketepatan perpaduan antara desain kompensasi dan motivasi intrinsik akan meningkatkan kinerja, yang akhirnya meningkatkan kesejahteraan prinsipal.
Compensation decrease intrinsic motivation (Ryan et al., 1983). Compensation increased only short-term motivation, but decreased long-term motivation (Benabou and Tirole, 2003). Prior research didn’t relate between intrinsic motivation and performance. This research is designed to find out the effect of interaction between compensation existence and intrinsic motivation to intrinsic motivation change and task performance. Data were collected by performing laboratory experiment with 2x2 factorial designs. The subjects in this research were 40 accounting students of Ahmad Dahlan University, but 48% of them failed in control question. Hypothesis was tested using 2x2 Anova. This research found that compensation existence decreased intrinsic motivation (pvalue= 0.002), low performance if subjects have high intrinsic motivation and given compensation (p-value= 0.002), and interaction of intrinsic motivation and existence compensation influenced task performance (p-value= 0.066). Subjects have high intrinsic motivation will observe his task content and will be using all his competence. If that subject was given contingence compensation to result in decreased his intrinsic motivation and his performance. Fit combine between compensation design and intrinsic motivation will increase performance and finally it will increase principal prosperity.
Kata Kunci : Kinerja,Kompensasi,Motivasi Intrinsik, intrinsic motivation, compensation, task performance.