Laporkan Masalah

Persepsi kebutuhan jaminan sosial masyarakat kota Semarang

ANDAYANI, Yohana Endang Retno, Dr. Indra Bastian, MBA

2006 | Tesis | S2 Akuntansi

Setiap orang berhak atas perlindungan dan jaminan sosia! untuk dapat mernenuhi kebutuhan dasar hidup yang layak dan meningkatkan martabat menuju terwujudnya suatu masyarakat yang sejahtera, adil dan makmur. Jaminan sosia! juga merupakan hak asasi setiap warga negara sebagaimana tercantum juga dalam UUD 1945 Pasal 27 ayat 2. Secara universal jaminan sosial dijamin oleh Pasal 22 dan 25 Deklarasj Universal Hak Asasi Man usia oleh PBB (1948), yang ikut ditandatangani Indonesia. Kesadaran tentang pentingnya jaminan perlindungan sosia! terus berkembang seperti pada Perubahan UUD 45 tahun 2002, Pasa! 34 ayat 2, yaitu “Negara mengembangkan Sistem Jarninan Sosial bagi seluruh rakyat. Penelitian ini menganalisa bagaimana persepsi masyarakat kota Semarang mengenai sistemjamirian sosial. Ada tiga hal yang diuji dalam penelitian ini yaitu, pengelola jam man social, sumber danajaminan sosial serta produk jam man sosial. Responden dikumpulkan secara random dan 16 kecamatan di kota Semarang Hasil penelitian ¡ni mernbuktikan bahwa kondisi ekonomi (kesejahteraan) seseorang serta keikutsertaan mereka dalam asm-ansi kesehatan dan pendidikan mempenganthj persepsi mereka atas pengelola jaminan social, sumber dana jaminan sosial seria produk jaminan social.

Everyone have a right for social protection and security to get complete the adequate primary needs and increase prestige to give shape to welfare, justness, and prosperous society. Social security is also each citizen’s human right in the same manner as grafted in UUD 1945 section 27th clause number 2. Universally, social security is security by section 22nd and 25th, human rights universal declaration, by UN (1948), that is signed by Indonesia to. The awareness about importance of social security keep on developed, like at the change of UUD 45 in the year 2002, section 34th clause number 2, i.e., ”country develops social security system for all the people. This paper analyzes how Semarang’s Society perception about social security system. We examine three focus topic are the processor, finance source and financial support products. Respondent participant were collected randomize from 16 distrik in Semarang city. This study was successively proved that the economic condition and participation of a people both in the education and health insurances are correlates to his perception about the processor, finance source and financial support products.

Kata Kunci : Sistem Jaminan Sosial,Kebutuhan Publik, welfare, welfare state, social security system, public need


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.