Laporkan Masalah

Kelayakan proposal investasi pembangunan Reksa Arcade Yogyakarta

DWIRIAWATI, Marvy Yunita, Drs. Rusdi Akbar, M.Sc

2006 | Tesis | S2 Akuntansi

Tujuan dari internship ini adalah menganalisa proposal investasi pembangunan Reksa Arcade Yogyakarta yang merupakan aset milik Pemkot Yogyakarta dan mengetahui kekurangan dalam penilaian kelayakan investasinya. Reksa Arcade semula adalah pasar Reksonegaran yang terletak di kawasan pusat perdagangan dalam pengelolaannya selama beberapa tahun terakhir mengalami defisit. Setelah Pemkot Yogyakarta melakukan review aset, pasar Reksonegaran dinilai tidak representatif lagi sebagai pasar tradisional. Untuk itu Pemerintah Kota Yogyakarta mempunyai kebijakan optimalisasi aset dengan jalan menawarkan kepada Investor suatu bentuk kerjasama pembangunan dan pengelolaan pasar modern/mall berdasar sistem BOT sesuai dengan kegiatan yang ada di sekitarnya. Alternatif kerja sama ini dilatarbelakangi oleh adanya keterbatasan-keterbatasan pemerintah Kota Yogyakarta untuk mengoptimalkan sumber daya yang dimiliki sehingga dapat mendukung kemampuan keuangan daerah (peningkatan PAD). Pemberdayaan atau pengoptimalan aset yang dimiliki pada akhirnya akan mendukung penyelenggaraan pelayanan kepada masyarakat atau dapat memberikan manfaat lebih bagi masyarakat dan dipandang sebagai langkah efisiensi dan efektifitas. Dalam melakukan penelitian penulis mendapatkan data primer maupun sekunder yang terkait dari berbagai sumber, kemudian melakukan pencermatan dan analisa data. Kelayakan proposal investor dinilai berdasarkan aspek keuangan dan dianalisa dengan dari alat-alat analisa yaitu net present value (NPV), payback period (PP), internal rate of return (IRR), profitability index (PI), dan analisa manfaat biaya (Costs Benefit Analysis). Hasil analisa memberikan kesimpulan bahwa investasi tersebut layak dilaksanakan.

The purpose of internship is to analyze development investment proposal of Reksa Arcade Yogyakarta, an asset belongs to Yogyakarta city government and to find the lack of its investment eligibility assesment. Reksa Arcade was market of Reksonegaran, place in area of trading center which its management in the last few years has been devicit. After city government conduct asset review, Reksonegaran market is consider to be no longer representative as a traditional market. For this reason, Yogyakarta city government have a policy to optimalyze asset by offer it to the investors as a form of development cooperation and modern market/mall management based on system BOT suit with activities surround it. The alternative cooperation is caused by existing of limitations Yogyakarta city government to optimalyze its resources to support financial competence of area (PAD advance). The empowerment of asset will support social services or it can provides more benefit for the people. Moreover, it will be considered as efficiency step and effectivity. During the research, researcher got primary or secondary data from different sources. Then, she conduct observation and data analysis. Eligibility of investor proposal is assessed based on financial aspect. It is analyzed by analysis means, that is Net Present Value (NPV), payback period (PP). internal rate return (IRR), profitability index (PI), and Cost Benefit Analysis. The result provides a conclusion that this investment is eligible to be conducted.

Kata Kunci : Investasi,Pembangunan Rumah,Kelayakan, eligibility, investment, cooperation, BOT, Yogyakarta city government


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.