Laporkan Masalah

Perbedaan perilaku Earnings Management berdasarkan pada perbedaan Life Cycle perusahaan

HASTUTI, Sri, Prof.Dr. Zaki Baridwan, M.Sc

2006 | Tesis | S2 Akuntansi

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan membuktikan perbedaan perilaku earnings management berdasarkan pada perbedaan life cycle perusahaan (growth, mature, dan stagnant). Perbedaan perilaku earnings management ini ditunjukkan dengan besar kecilnya earnings management dalam setiap tahap life cycle perusahaan. Earnings management yang ditunjukkan oleh discretionary accrual, lebih besar dilakukan oleh perusahaan yang memiliki sistem pengendalian yang lemah dan perusahaan yang berukuran kecil. Perusahaan yang berada pada tahap mature dan stagnant menerapkan sistem pengendalian yang lebih ketat dibandingkan perusahaan yang berada pada tahap growth. Sampel penelitian terdiri dari perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Jakarta dengan periode pengamatan data selama lima tahun (2000-2004). Pemilihan sampel penelitian berdasarkan pada metoda purposive sampling. Jumlah sampel sebanyak 147 perusahaan, terdiri dari 37 perusahaan yang berada pada tahap growth, 70 perusahaan yang berada pada tahap mature, dan 40 perusahaan yang berada pada tahap stagnant. Earnings management ditunjukkan oleh discretionary accrual yang lebih besar daripada nol. Pengklasifikasian life cycle perusahaan menggunakan empat variabel, yaitu dividend payout (DP), sales growth (SG), capital expenditure value (CEV), dan umur perusahaan (AGE). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat earnings management pada perusahaan yang berada pada tahap growth, mature, dan stagnant. Selain itu, terdapat perbedaan earnings management yang lebih kecil secara signifikan pada perusahaan yang berada pada tahap stagnant dibandingkan dengan perusahaan yang berada pada tahap mature. Namun, penelitian ini tidak dapat menunjukkan perbedaan earnings management yang signifikan antara perusahaan yang berada pada tahap growth dan perusahaan yang berada pada tahap mature. Variabel ukuran perusahaan (size firm) dapat ditambahkan untuk penelitian berikutnya sehingga pengujian perbedaan perilaku earnings management tidak hanya berdasarkan pada perbedaan life cycle perusahaan, tapi juga berdasarkan pada ukuran perusahaan.

The objective of the study was to examine the difference of earnings management based on the difference of corporate life cycles (growth, mature, and stagnant). This earnings management behavior differences were shown by the magnitude of earnings management in every life cycle stage. Small-sized firms and may have not sophisticated internal control system engage in more earnings management, as measured by discretionary accrual. Firm in mature and stagnant stage may have more sophisticated internal control system than firm in growth stage. The sample of the study was the manufacturing companies listed in the Jakarta Stock Exchange. The data observation period was 5 years (2000-2004). The data was collected using purposive sampling method. Total samples were 147 firms, consist of 37 growth-stage firms, 70 mature-stage firms, and 40 stagnant-stage firms. Earnings management was indicated by the magnitude of discretionary accruals, which is bigger than null. The samples are classified into various life cycle using dividend payout, sales growth, capital expenditure value, and age. As predicted, the empirical results indicate firms in growth, mature, and stagnant stage are conducting earnings management. Stagnant-stage firms engage in less earnings management than mature-stage firms. This research could not found any earnings management differences between growth-stage firms and mature-stage firms. Further research could include firm size variable so that the earnings management behavior could be differentiated not only based on life cycle stage but also on size.

Kata Kunci : Earnings Management,Life Cycle Perusahaan, earnings management, corporate life cycle, growth, mature, stagnant, firm size


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.