Kajian serapan hara, pertumbuhan dan hasil tanaman padi sawah (Oryza sativa L.) pada pemberian beberapa jenis pupuk organik dan anorganik
ADRIAN, Yudi, Dr.Ir. Djoko Prajitno, M.Sc
2006 | Tesis | S2 AgronomiProduksi padi Indonesia masih rendah, jauh dibawah rata-rata produksi potensialnya. Salah satu usaha meningkatkan produksi padi adalah melalui pemupukan yang berimbang antara pupuk organik dan anorganik, agar diperoleh hasil yang maksimal secara berkelanjutan. Sistem pertanian modern dan pertanian organik perlu dipelajari lebih lanjut agar tidak terjadi kesalahpahaman terhadap aplikasinya dimasyarakat. Pada penerapan sistem pertanian modern, pupuk anorganik diduga sebagai penyebab pencemaran lingkungan, degradasi lahan dan penurunan hasil, sedangkan pupuk organik dianggap mampu mengatasi permasalahan tersebut dan meningkatkan hasil tanaman. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari peranan beberapa jenis pupuk organik dan takaran pupuk anorganik dalam meningkatkan hasil padi sawah. Hipotesis yang diajukan adalah aplikasi pupuk organik yang berbeda dan kombinasinya dengan pupuk anorganik dapat mempengaruhi serapan hara, pertumbuhan dan hasil tanaman padi sawah. Penelitian dilaksanakan di Balai Pengembangan dan Promosi Agribisnis Perbenihan Tanaman Pangan (BP2APTP) Wijilan Kabupaten Kulon Progo DIY pada bulan Januari sampai dengan Juni 2006. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok Faktorial dengan pola 3 x 3 ditambah 1 perlakuan kontrol. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan analisis ragam, kemudian dilajutkan dengan uji Rentang Berganda Duncan (DMRT), untuk mengetahui pengaruh pupuk organik terbaik digunakan uji ortogonal kontras dan untuk mengetahui hubungan serapan hara NPK digunakan analisis regresi. Hasil penelitian menunjukkan terjadi interaksi antara perlakuan pupuk organik dan takaran pupuk anorganik. Kombinasi pupuk organik dengan 50% takaran pupuk anorganik memberikan hasil yang terbaik terhadap komponen pertumbuhan dan hasil tanaman padi sawah dan tidak berbeda nyata dengan perlakuan kontrol (100% NPK rekomendasi daerah setempat). Pupuk organik jerami, Punika dan POC Bio-KG mampu mensubstitusi 50% kebutuhan hara dari pupuk anorganik, meningkatkan serapan hara dan meningkatkan produksi gabah kering giling (t/ha) bila dikombinasikan dengan pupuk anorganik. Jenis pupuk organik tidak berpengaruh nyata terhadap variabel serapan NPK, pertumbuhan dan hasil tanaman. Serapan hara NPK dapat digunakan untuk memprediksi pertumbuhan dan hasil tanaman padi sawah.
Indonesia still has low production of rice, under average potential production, many efforts are needed to increasing rice production through proportional fertilization between inorganic and organic fertilizer to obtained maximal and sustainable yield. Modern and organic agriculture system require to study furthermore so that wasn’t happened misunderstanding its application in society. At applying of modern agriculture system, inorganic fertilizer assumed as cause of environmental contamination, farm degradation and levelling off, while organic fertilizer assumed can overcome the problems and improve yield of crop. The research aimed to study role some organic fertilizer and inorganic fertilization levels for increase rice yield. The hypothesis tested was different organic fertilizer application and its combination with inorganic fertilization levels would increase nutrient uptake, growth and rice yield. The research had been done in BP2APTP Wijilan Kulon Progo DIY from January 2005 to June 2005. The research method was used factorial experiments 3 x 3 + 1 control arranged in Randomized Complete Block Design with three replications, three organic fertilizers (jerami padi, punika and POC), three inorganic fertilization levels (0%, 25% and 50%) and inorganic fertilizations levels 100% as control. Result of the experiment showed that interaction between organic and inorganic fertilizer measuring. Organic fertilizer combination by 50% inorganic given result of best to growth and rice yield components and not significant with control (100% NPK recommend local area). Rice straw, Punika and POC Bio-KG could substitution 50% requirement of nutrient from inorganic fertilizer, increase nutrient and dry weight grain (t/ha) if combined with organic fertilizer. This research showed that organic fertilizer kinds not significant different. Nutrient uptake of NPK could be used for the predicting of plant growth and rice yield.
Kata Kunci : Padi sawah, serapan hara, pupuk organik, Paddy rice, nutrient uptake, organic and inorganic fertilizer