Laporkan Masalah

Perlindungan hak ekonomi pencipta lagu dan pemegang hak terkait di Indonesia

HASIBUAN, Otto, Promotor Prof. Emmy Pangaribuan SImanjuntak, SH

2006 | Disertasi | S3 Ilmu Hukum

Industri lagu dan musik dewasa ini telah mengalami perkembangan yang sangat pesat. Didorong oleh perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, karya lagu dan musik telah menjadi komoditi industri yang bernilai tinggi, baik secara estetis maupun ekonomis. Dengan perkembangan teknologi informasi seperti radio, televisi, internet, dan lain-lain, karya lagu dan musik telah menyebar luas melampaui batas ruang dan waktu. Sejalan dengan itu, ciptaan lagu dan musik pun menjadi ciptaan yang paling banyak dibahas, diperdebatkan, dan menjadi objek perkara di antara puluhan ciptaan dalam bidang ilmu pengetahuan, seni, dan sastra yang dilindungi Undang-undang Hak Cipta. Sementara itu, kelompok pencipta dan pemegang hak terkait yang paling “nyaring” berteriak sebagai korban pelanggaran hak cipta sekarang ini adalah mereka yang terlibat dalam industri lagu dan musik seperti pencipta lagu, penyanyi, pemusik, dan produser rekaman suara. Sebagai penelitian hukum normatif dan juga empiris, penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana perlindungan hak ekonomi pencipta lagu dan pemegang hak terkait khususnya penyayi dan pemusik menurut hukum yang mengatur hak cipta dan hak terkait serta pelaksanaannya. Seperti diketahui, pelanggaran hak cipta di Indonesia hingga saat ini masih sangat memprihatinkan yang secara ekonomi sangat merugikan kalangan pencipta dan pemegang hak terkait, masyarakat, negara, dan hanya menguntungkan segelintir orang. Penelitian ini juga berupaya menguraikan permasalahan-permasalahan yang berkaitan dengan penegakan hukum hak cipta dan berupaya menemukan jalan keluarnya. Penelitian ini lebih menekankan penelitian kepustakaan dan studi dokumen yang didukung dengan penelitian lapangan guna memperoleh data praktik sebagai pelengkap analisis data kepustakaan. Alat pengumpulan data yang digunakan adalah studi dokumen, wawancara, dan kuesioner. Data yang terkumpul disusun secara sistematis dan kemudian dianalisis dengan metode kualitatif untuk mendapatkan kesimpulan Hasil penelitian ini menunjukkan secara konkret bahwa hak ekonomi pencipta lagu dan pemegang hak terkait khususnya penyanyi dan pemusik di Indonesia belum terlindungi sebagaimana mestinya. Faktor-faktor yang menyebabkan kurangnya perlindungan hak itu dalam tataran operasional adalah berkaitan dengan lemahnya political will pemerintah untuk memajukan perlindungan hak cipta, kurang lengkap dan kurang tegasnya peraturan perundang-undangan, buruknya kinerja penegakan hukum, dan kurangnya apresiasi dan kesadaran masyarakat tentang perlunya penghargaan terhadap hak cipta.

Song or music industry has grown up rapidly now a days. Encouraged by the evolution of science and technology, songs and music have become valuable commodity of industry, esthetically as well as economically. Through the development of information technology, such as radio, television, internet, etc, songs and music have been spreading widely beyond the limit of space and time. In line with that growth, the composing of song and music become the most popular subject being discussed, argued, and as object of lawsuit among tens of creations in science, art, and literature which are protected by Copyright Law. In the mean time, the creators and holders of neighbouring right which are crying out most “piereingly” claiming themselves as victims of the crime of copyright are those who are involved in song and music industry, like composers, singers, musicians, and producers of sound recording. As a normative and empirical law research, this research intends to examine the protection upon economical right of composer, singer, and musician according to the law that controls copyright and neighbouring right, and its implementation. To date, copyright crimes happening in Indonesia are still in apprehensive condition which causing enormous economical loss to the composers and holder of neighbouring right, society, state, and bring benefit only to small segment of society. This research is also seeking to analyze all problems persist concerning the enforcement of the copyright law and how to solve them. This research gives emphasis to literature research and documentary study which is supported by fieldwork in order to obtain practical data as a complement to the analyses of literature data. The tool used to collect all data was documentary studies, interviews, and questionnaires. All collected data were systematically composed and analyzed by using qualitative method to bring up summaries. The outcome of this research concretely shows that the economical right of the composers, singers and musicians in Indonesia are not protected as it should have been. The factors that cause the minimum protection of that right in the operational arrangement are concerned with the deficiency of government political will to advance copyright protection, incompleteness and indistinctness of the law, poor accomplishment of law enforcement in Indonesia and deficiency of appreciation and society awareness on the necessity of appreciation of copyright

Kata Kunci : Hak Cipta,Perlindungan Hukum,Hak Ekonomi


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.