Laporkan Masalah

Angka ketahanan dan kualitas hidup keganasan kolorektal di RS pemerintah dan swasta (Survival analysis dan Quality of life) tahun 1999-2001

RACHMAD, Wachid Faozi, dr. Hendro Wartatmo, SpB-KBD

2006 | Tesis | PPDS I Ilmu Bedah

Latar Belakang. Keganasan kolorektal (KKR) adalah penyebab kematian nomor tiga dari seluruh keganasan baik pada pria maupun wanita. Beberapa faktor diduga mempengaruhi ketahanan hidup KKR. Disamping itu KKR mempengaruhi baik fisik, psikis maupun sosial penderitanya, sehingga kualitas hidup merupakan bagian yang penting dalam penanganan KKR. Bahan dan Cara. Subyek penelitian adalah pasien KKR yang telah dilakukan tindakan operasi di RS Dr. Sardjito dan RS Panti Rapih pada periode 01 Januari 1999 sampai dengan 31 Desember 2001. Data faktor prognosis diambil dari catatan medis pasien meliputi umur, jenis kelamin, lokasi tumor, stadium, jenis operasi, operator, tindakan operasi, dan terapi pascaoperasi. Pasien kemudian dihubungi untuk mengisi kuesioner. Analisis univariat dengan Survival analysis dengan product-limit (Kaplan-Meier) dipakai untuk identifikasi masing-masing faktor prognosis terhadap ketahanan hidup. Perbandingan dua survival group menggunakan log-rank test dengan tingkat kemaknaan p<0,05. Analisis multivariate dengan Proportional Hazards (Cox) Regression digunakan untuk menentukan apakah suatu faktor prognosis bermakna secara independent terhadap ketahanan hidup dengan mengontrol faktor prognosis lain. Kualitas hidup di nilai dengan Karnofsky Performance Status (KPS) dan European Organization for research and treatment of cancer Quality of Life Core Questionnaire 30 (EORTC QLQ 30). Hasil. Didapatkan sebanyak 284 kasus KKR, 144 kasus mempunyai catatan medis yang lengkap dan hanya 79 kasus yang mengembalikan dengan lengkap kuesioner. Sebanyak 63,3% adalah laki-laki, usia penderita 25,3% dibawah 40 th, lokasi tumor 62% berada di rektum, 44,3% datang pada stadium dukes D, 88,6% adalah adenokarsinoma dan sebanyak 45,6 % dilakukan tindakan paliatif. Survival analysis menunjukkan stadium dukes, tindakan operasi dan terapi pasca operasi merupakan faktor prognosis yang bermakna pada ketahanan hidup (p<0,05). Pada analisis multivariate faktor prognosis independen pada ketahanan hidup KKR adalah stadium (p=0,0098), tindakan operasi (p=0,0235) dan terapi pascaoperasi (p=0,00001). Kualitas hidup pada wanita lebih baik daripada laki-laki. Simpulan. Ketahanan hidup KKR dipengaruhi oleh stadium tindakan operasi dan terapi pascaoperasi dengan kualitas hidup pada perempuan lebih baik daripada laki-laki.

Kata Kunci : Keganasan Kolorektal,Angka Ketahanan Hidup,Kualitas Hidup


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.