Pengetahuan, persepsi dan sikap ibu Batita, tokoh masyarakat dan kader Posyandu terhadap konsep monitor dan promosi pertumbuhan di Jogjakarta
RISTANTIO, dr. Roni Naning, M.Kes.Sp.AK
2005 | Tesis | PPDS I Ilmu Kesehatan AnakLatar Belakang: Kegiatan Monitor dan Promosi Pertumbuhan/ Growth Monitoring and Promotion (MPP/GMP) menjadi penting karena ibu batita dapat mengenali kecenderungan untuk gagal tumbuh melalui KMS yang terisi lengkap dan promosi pertumbuhan yang tepat dapat mencegah gagal tumbuh. Kegiatan MPP di posyandu perlu dukungan berbagai pihak termasuk ibu batita, tokoh masyarakat dan kader Posyandu. Pihak-pihak terkait tersebut selayaknya mengetahui konsep MPP. Tujuan: Menilai pengetahuan, persepsi dan sikap ibu batita, tokoh masyarakat dan kader Posyandu tentang Konsep MPP di Wilayah Jogjakarta, kemudian membandingkan antara wilayah kota dan desa. Bahan dan Cara: Penelitian observasional potong lintang ini dilakukan pada Februari 2004 di empat wilayah Puskesmas yaitu Tegalrejo dan Kotagede di Kodia Jogjakarta mewakili wilayah kota, Kasihan I di Kabupaten Bantul dan Godean II di Kabupaten Sleman mewakili wilayah desa. Tiap Posyandu di wilayah tersebut diambil 15 ibu batita, dua tokoh masyarakat dan tiga kader Posyandu secara acak sederhana untuk dinilai pengetahuan, persepsi dan sikapnya terhadap Konsep MPP. Hasil: Subyek terdiri dari 2346 ibu batita, 331 tokoh masyarakat dan 454 kader Posyandu dari 159 posyandu. Pengetahuan ibu batita dan kader Posyandu tentang Konsep MPP antara kota dan desa terdapat perbedaan bermakna (p<0,001) dan untuk tokoh masyarakat (p=0,007). Sedangkan persepsinya tidak ada perbedaan bermakna antara kota dan desa untuk ibu batita (p=0,014), tokoh masyarakat (p=0,332) dan kader Posyandu (p=0,157). Hanya sikap ibu batita yang berbeda antara kota dan desa (p<0,001), sedangkan sikap tokoh masyarakat dan kader Posyandu tidak ada perbedaan bermakna (p=0,321) dan (p=0,662). Kesimpulan: Pengetahuan dan sikap kader Posyandu tentang Konsep MPP lebih baik dibanding tokoh masyarakat dan ibu batita baik di kota maupun desa. Pengetahuan dan sikap kader Posyandu, tokoh masyarakat dan ibu batita tentang Konsep MPP tidak berbeda antara kota dan desa. Persepsi ibu batita tentang Konsep MPP di kota lebih baik dibanding di desa dan untuk responden lainnya tidak ada perbedaan bermakna antara desa dan kota.
Background. Growth Monitoring and Promotion is important to prevent failure to thrive. GMP in Posyandu needs support mother of under- three year old children, community leader, and Posyandu cadre. They should understand the GMP concept. Objectives. Firstly, to assess knowledge, perception, and attitude of mother of under three year old children, community leader, and Posyandu cadre in GMP concept. Secondly, to compare knowledge, perception, and attitude of mothers of under three year old children, community leaders, and Posyandu cadres in GMP concept between urban and rural area. Method. This cross-sectional study was conducted in February 2004. This study was performed in two Primary Health Care which represent urban area and the other two represent rural area. Sampling method was performed by simple random sampling to obtained 15 mothers, two community leaders, and three cadres from each posyandu. Results. We obtained 2346 mothers, 331 community leaders, and 454 cadres. The GMP concept between urban and rural area was significantly different (p< 0.001), but there was no significant difference among the community leader (p=0.07). There was no significant difference in perception among mothers, community leaders, and Posyandu cadres both in urban and rural area. There was significant difference in attitude among mothers both in urban and rural area, However, there was no significant difference among the community leaders (p=0.321) and posyandu cadre (p=0.062) Conclusions. Cadre knowledge and attitude of GMP concept was better than community leader and mother both in urban and rural. Knowledge and attitude of all respondences in GMP concept were no different between urban and rural. Urban mothers’ perception was better compare to the rural mother’s.
Kata Kunci : Gizi Anak, Pertumbuhan, Sikap dan Perilaku, Growth Monitoring and Promotion, mothers of under-three year old children, community leader, posyandu cadre