Laporkan Masalah

Pengaruh kombinasi L-Carnitine dan Ubiquinone terhadap hipertrigliseridemia pada penderita gagal ginjal kronik dengan hemodialisis rutin

ANGGRAINI, Susi, Prof.Dr.dr. H. Mochammad Sja'bani, M.Med.Sc.,SpPD-KGH

2006 | Tesis | PPDS I Ilmu Penyakit Dalam

Latar Belakang. Pasien GGK yang menjalani hemodialisis rutin mempunyai konsentrasi serum L-carnitine yang rendah. Hal ini disebabkan molekul L-carnitine yang kecil dapat dengan mudah hilang ke dalam dialisat. Padahal L-carnitine dan ubiquinone merupakan kofaktor esensial untuk metabolisme asam lemak dan energi. Defisiensi L-carnitine mengganggu oksidasi asam lemak sehingga terjadi dislipidemia. Tujuan.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui manfaat pemberian L-carnitine dan ubiquinone terhadap hipertrigliseridemia pada pasien hemodialisis rutin. Cara Penelitian. Uji klinis acak tersamar ganda dilakukan terhadap pasien dislipidemia pada penderita GGK yang menjalani hemodialisis rutin di Instalasi Renal RSUP Dr. Sardjito, Yogyakarta. Penderita yang memenuhi syarat diikutsertakan dalam penelitian. Dibagi menjadi 2 kelompok yaitu kelompok coba yang mendapat suplemen L-carnitine 2000 mg dan ubiquinone 120 mg setiap hari selama 8 minggu, sedangkan kelompok kontrol mendapatkan plasebo. Kadar HDL, LDL, trigliserida dan kolesterol total diukur pada awal penelitian, akhir minggu ke- 4 dan akhir minggu ke-8 setelah perlakuan. Beda proporsi data dasar kedua kelompok diuji dengan chi square test. Perbedaan kadar lipid kedua kelompok dianalisis dengan student t test. Hasil. Karakteristik awal kedua kelompok tidak bermakna dalam hal jenis kelamin, penyakit DM dan hipertensi, lama hemodialisis, usia serta rerata profil lipid. Sesudah perlakuan terdapat peningkatan kadar HDL, penurunan LDL, kolesterol total dan trigliserida pada kelompok carnitine dan ubiquinone pada akhir minggu ke-4 dan akhir minggu ke-8 bila dibandingkan dengan plasebo, namun tidak bermakna. Kesimpulan. Perbandingan selisih perubahan (delta) profil lipid sesudah dan sebelum terapi antara kedua kelompok untuk pemeriksaan HDL, LDL, trigliserida dan kolesterol total tidak menunjukkan perbedaan bermakna.

Background. Routinely haemodialyzed pasients have lower L-carnitine plasma concentration. Because the little molekulare L-carnitine can lost in dialysis fluid. Lcarnitine and ubiquinone play role on lipid metabolism to produce energy. Lcarnitine deficiency disturb lipid oxidation that may cause dyslipidemia. Objective. To investigate the effect of oral L-carnitine and ubiquinone supplementation on routinely haemodialyzed patients with hypertriglyceridemia. Method. A double blind randomized placebo clinical trial had been done in 70 renal failure patients who underwent regular haemodialyzed in renal department Dr. Sardjito General Hospital Yogyakarta, from Juni 2003 until October 2005. Group I were treated with L-carnitine 2000 mg dan ubiquinone 120 mg every day for 8 weeks. Group II received plasebo. HDL, LDL, trigliserida dan total plasma cholesterol examined in the early stage of the research, the 4th week and the 8th week of treatment. The student t-test is used to analyse the difference of lipid value and baseline characteristic in both group. The student chisquare test is used to analyse the difference of gender, diabetic and hypertension proportion in both group. Result. There was no significantly different in gender, diabetes, hypertension proportion and on baseline characteristic among groups. At the end of the study there was an improvement of lipid profile compared to baseline, but not significance. Conclusion. There was no significantly different (delta) of HDL, LDL, triglyceride and total cholesterol between treatment group and placebo.

Kata Kunci : Gagal Ginjal Kronik,Hemodialisis Rutin Hipertrigliseridemia, L-carnitine, ubiquinone, hypertriglyceridemia, chronic renal failure, routinely haemodialyzed


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.