Pengaruh latihan pasrah diri terhadap kontrol gula darah pada penderita diabetes melitus tipe 2 dengan gejala depresi
DHARMA, Arman Dwi, Prof.dr. H. Ahmad Husain Asdie, SpPD-KEMD.,SpOG
2006 | Tesis | PPDS I Ilmu Penyakit DalamLatar Belakang: Penelitian menunjukkan bahwa gejala depresi- faktor yang dapat dimodifikasi, lebih sering kejadiannya dan mempengaruhi perjalanan penyakit diabetes, melalui efek langsung pada neuroendokrin ataupun perilaku terhadap kontrol glikemi dan kepatuhan terapi. Pengaruh tersebut berhubungan dengan jeleknya kontrol glukosa dan mengurangi kepatuhan terapi, sehingga meningkatkan resiko komplikasi diabetes. Latihan pasrah diri (LPD), metode kombinasi antara relaksasi dan dzikir yang merupakan tatalaksana kesehatan pelengkap secara mandiri yang mampu menimbulkan respons relaksasi. Respons relaksasi menurunkan respons stres pada pasien diabetes yang mengalami depresi, yang pada gilirannya mampu mengendalikan kadar gula darah. Tujuan Penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk menentukan apakah ada pengaruh LPD terhadap kontrol gula darah pada penderita DM tipe 2 dengan gejala depresi. Metode Dan Rancangan Penelitian: Pasien DM tipe 2 yang tidak terkontrol kadar glukosa darah selama 3 bulan dan mempunyai gejala depresi yang berobat jalan di Poliklinik Endokrin RS Dr. Sardjito, dilakukan randomisasi kedalam kelompok perlakuan dengan LPD dan kelompok kontrol. LPD dilakukan 2 kali sehari selama 21 hari. Subyek penelitian (n=18) kemudian diikuti dan selama itu, sebelum dan sesudah perlakuan, dilakukan pengisian kuesioner BDI dan pengambilan kadar gula darah puasa serta fruktosamin untuk menilai efek terapi tambahan LPD. Hasil: Analisis awal untuk membandingkan karakteristik data dasar pada kelompok perlakuan dan kontrol, menunjukkan hasil bahwa tidak ada perbedaan yang bermakna diantara variabel-variabel tersebut, termasuk variabel luaran yaitu skor BDI, kadar gula darah puasa dan fruktosamin. Kepatuhan latihan pasrah diri baik. Tata laksana secara mandiri LPD berhubungan dengan penurunan skor rerata BDI, kadar rerata GDP tetapi secara statistik tidak bermakna dan kadar rerata fruktosamin yang meskipun kecil tetapi bermakna pada kelompok perlakuan dibanding kelompok kontrol (p=0.01, 95%CI: 5,51-45,59). Simpulan: Hasil penelitian ini tampaknya mendukung kemanjuran tatalaksana mandiri LPD sebagai terapi tambahan pada terapi standar untuk perbaikan kontrol gula darah jangka pendek pada pasien rawat jalan DM tipe 2 dengan gejala depresi.
Background: Data from studies suggest that symptom of depression–a modifiable factor, is more prevalent and affects the course of diabetes, both through a direct neuroendocrine effect and indirect behavioral effect on the glycemic control in diabetic patients. It’s associated with poor glycemic control and decreased compliance with therapy, so influenced and increased risk for complication of diabetes. Latihan Pasrah Diri, the combination of relaxation and dzikir (repetitive prayer and guided imagery) exercise–is the complement health care self management technique that could arousal relaxation response. Relaxation response decreased stress response in depressive diabetic patients, which in turn have glycemic control. Objective: The aim of the present investigation is to determine the effect of LPD in type 2 diabetic patients with depressive symptoms. Research Design and Methods: Type 2 diabetic patients with documented uncontrolled blood glucose within three months and depressive symptoms, at endocrinologic outpatient clinic, Sardjito’s Hospital, were prospectively and randomized with or without to undergo a two sessions a day of twenty days the LPD self management technique. Participants in each groups (n=18) were followed, during which pre and post test BDI questionnaires, fructosamine serum and fasting blood glucose were administered to evaluate adjunctive treatment effects. The analysis study outcomes were used to determine the effects of LPD on symptom of depression and glycemic control. Results: Preliminary analysis compared the treatment and control groups at baseline.These comparisons revealed that there was not a significant difference between treatment and control in base line levels of the primary outome variable, BDI score, fasting blood glucose and fructosamine. Compliance with the treatment was good. The LPD self management was associated with a reduction mean of BDI score, mean level of the blood glucose but statistically not significance and with small reduction mean level of fructosamine but significant in the group treatment than in the control group (p=0,01; 95%CI : 5,51-45,59). Conclussions: The finding from this investigation seemingly support the efficacy of the LPD self management method as adjunctive therapy for the improvement of a short-term glycemic control in outpatients type 2 diabetes with depressive symptoms.
Kata Kunci : DM Tipe II, Gejala Depresi,aLatihan Pasrah Diri, Fructosamine, Glycemic control, Depressive symptom.