Perbedaan hasil pemakaian Canine Bypass Archwire kombinasi Sectional Wire pada perawatan kasus kaninus permanen rahang atas impaksi dengan ektopik labial :: Laporan kasus
OCTAVIA, Alfini, Prof.Dr.drg. Iwa Sutardjo R.S., SU.,SpKGA
2006 | Tesis | PPDGS I Kedokteran Gigi AnakGigi kaninus permanen rahang atas merupakan gigi yang sering mengalami impaksi dan ektopik karena proses dan waktu erupsinya yang panjang dan sulit.. Perawatan gigi kaninus yang ektopik dan impaksi dilakukan dengan berbagai cara, salah satunya dengan menggunakan canine bypass archwire dan sectional wire. Tujuan dari laporan serial kasus ini adalah untuk mengetahui perbedaan hasil perawatan kaninus permanent impaksi dan ektopik labial pada rahang atas dengan menggunakan canine bypass archwire dan sectional wire. Dilaporkan dua kasus di klinik gigi anak RSGM Prof. Soedomo. Kasus pertama merupakan kasus kaninus ektopik yang terjadi pada anak usia 12 tahun, yang disebabkan karena persistensi gigi kaninus sulung. Pada pasien tersebut dilakukan perawatan dengan canine bypass archwire dan sectional wire, hasilnya adalah kaninus ektopik rahang atas dalam waktu 7 bulan perawatan dapat mencapai dataran oklusal dengan oklusi yang baik. Pasien kedua berumur 11 tahun yang mengalami kaninus impaksi dirawat dengan canine bypass archwire dan sectional wire dalam waktu 8 bulan, hasilnya mencapai dataran oklusal dengan oklusi yang stabil. Dari hasil perawatan dapat disimpulkan bahwa canine bypass archwire dan sectional wire dapat digunakan untuk merawat kasus ektopik dan impaksi, namun memiliki waktu perawatan yang berbeda
The maxillary canines are frequently found in impacted and ectopic condition because they have long period and process in eruption. One of the alternative treatment of impacted and ectopic canines is by using of canine bypass archwire and sectional wire. The underlying aim of this paper is to evaluate of the different treatment result of both cases of impacted and ectopic canines by using of canine bypass archwire and sectional wire. Two cases were reported in pedodontic department of RSGM Prof. Soedomo. The first case was a 12 years old girl whose teeth in ectopic condition caused of the persistence of primary canine. This patient had been treated by canine bypass archwire and sectional wire and her canine could reached the occlusal plane during 7 months. The second case was a 11 years old girl whose upper left canine in impacted condition. The treatment by canine bypass archwire and sectional wire had been also carried out to this patient. The impacted canine could reached the occlusal plane in 8 months. The canine bypass archwire and sectional wire could be used to both cases of impacted and ectopic canine, eventhough has different result in periode of treatment.
Kata Kunci : Perawatan Gigi,Ektopik dan Impaksi,Canine Bypass Archwire, ectopic, impacted, , canine bypass archwire, sectional wire