Laporkan Masalah

Pengaruh amalgam terhadap pelepasan ion nikel kawat busur ortodontik cekat australia dan nikel titanium :: Studi laboratories pada lingkungan saliva tiruan pH normal

TRIAWAN, Andi, Dr.drg. Pinandi Sri Pudyani, SU.,Sp.Ort

2005 | Tesis | PPDGS I Ortodonsia

Di dalam rongga mulut, alat ortodontik berpotensi untuk mengalami pelepasan elemen-elemen penyusun aloi logam, dikarenakan pengaruh perubahan suhu, mikrobiologi, enzim-enzim rongga mulut, perubahan pH saliva dan adanya arus galvanik pasangan aloi logam yang berbeda. Saat ini tidak sedikit pasien ortodontik cekat yang masih menggunakan amalgam sebagai bahan tambalan pada giginya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh amalgam terhadap pelepasan ion nikel kawat busur ortodontik cekat Australia dan Nikel Titanium. Subyek penelitian dibagi menjadi empat kelompok perlakuan, yaitu ; kelompok 1 yang terdiri dari 8 kawat Australia, kelompok 2 yang terdiri dari 8 kawat Australia dan 8 amalgam, kelompok 3 yang terdiri dari 8 kawat NiTi, serta kelompok 4 yang terdiri dari 8 kawat NiTi dan 8 amalgam. Tiap-tiap kelompok direndam dalam 20 ml saliva tiruan pH normal dengan suhu 370 C. Saat perendaman mencapai hari ke 3, hari ke 5 dan ke 7, saliva tiruan diambil dan diganti dengan saliva tiruan yang baru. Jumlah pelepasan ion nikel dianalisis dari saliva tiruan hasil perendaman ke 4 kelompok pada hari ke-3, hari ke-5 dan ke-7, dengan Atomic Absorption Spectrophotometer (AAS). Untuk mengetahui pengaruh amalgam terhadap pelepasan ion nikel kawat Australia dan kawat NiTi, dilakukan uji analisis varians 3 jalur dan untuk menguji perbedaan mean antara kelompok perlakuan digunakan uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rerata jumlah pelepasan ion nikel pada kawat Australia dan kawat NiTi yang berpasangan dengan amalgam lebih besar daripada kawat Australia dan kawat NiTi itu sendiri (p<0,05), jumlah pelepasan ion nikel pada kawat Australia lebih besar dari pada kawat NiTi (p<0,05) dan jumlah pelepasan ion nikel semakin meningkat dari pengukuran hari ke-3 sampai hari ke-7 (p<0,05). Kesimpulan dari penelitan ini adalah amalgam mempengaruhi jumlah pelepasan ion nikel kawat busur ortodontik cekat Australia dan Nikel Titanium

In the oral enviroment, orthodontic appliances can potentially release metal elemens, it is influenced by temperature change, oral microbia, oral enzims, pH change of saliva and galvanic coupling of dissimilar metals alloy. At present, most orthodontic patients have amalgam fillings on their teeth. The purpose of this study was to know the effect of amalgam on nickel ions release from australian and nickel titanium orthodontic arch wires. Subjects were divided into 4 groups; group 1 consists of 8 australian wires, group 2 consists of 8 Australian wires and 8 amalgams, group 3 consists of 8 NiTi wires, and group 4 consists of 8 NiTi wires and 8 amalgams. Each groups was immersed in 20 ml prepared artificial saliva with normal pH and temperature 370 C. On the third day, fifth day and seventh day, the artificial saliva was removed and change with a fresh artificial saliva. The quantity of nickel ions released was measured from artificial saliva that was removed from each the immersed time, using Atomic Absorption Spectrophotometer (AAS), and the collected data were analyzed statistically by using 3 – ways Analysis of Variance and t-test. The result of te study showed that the average release of nickel ions from Australian wires and NiTi wires that coupling with amalgam greater than Australian wires and NiTi wires themself (p<0,05), a quantity of nickel ions released from Australian wires greater than NiTi wires (p<0,05) and a quantity of nickel ions released significantly increase from third day to seventh day measurement in artificial saliva (p<0,05). In conclusion, amalgam significantly affect to release of nickel ions from Australian and Nickel Titanium orthodontic arch wires

Kata Kunci : Restorasi Gigi,Amalgam,Ion Nikel Kawat Busur Ortodontik Cekat dan Nikel Titanium


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.