Pengaruh pra-regang terhadap gaya awal dan penurunan gaya rantai elastomer
SIREGAR, Fazwishni, Dr.drg. Pinandi Sri Pudyani, SU.,Sp.Ort
2006 | Tesis | PPDGS I OrtodonsiaRantai elastomer adalah elastik sintetik yang dalam perawatan ortodontik digunakan untuk menghasilkan gaya kontinyu untuk retraksi, rotasi, dan menutup diastema. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh pra-regang sesaat dan berulang terhadap gaya awal dan penurunan gaya rantai elastomer. Penelitian dilakukan pada masing-masing 120 sampel rantai elastomer tipe rapat, pendek, dan panjang, yang kemudian dibagi dalam 4 kelompok terdiri dari 30 sampel, masingmasing dilakukan pra-regang 0% (kontrol), 75%, 100%, dan 200% 3 x 1 detik. Dari kelompok 30 sampel tersebut, dibagi lagi dalam grup yang terdiri dari 5 sampel, masing-masing diukur besar gaya dengan neraca pegas Eus pada 0 jam (gaya awal), 24 jam, 1 minggu, 2 minggu, dan 3 minggu. Hasil menunjukkan: 1) pra-regang menurunkan besar gaya awal yang berarti secara klinik, makin panjang pra-regang, makin besar penurunan gaya; 2) pada jam pertama, pra-regang mengurangi persentase penurunan gaya, makin panjang praregang, makin kecil penurunan persentase gaya; 3) mulai 1 jam sampai 3 minggu, besar gaya kelompok pra-regang 75% dan 100% hampir sama dengan tanpa-praregang dan relatip stabil mulai 1 minggu sampai 3 minggu; 4) pra-regang 200% menghasilkan gaya lebih rendah dibanding tanpa pra-regang pada seluruh waktu pengukuran. Dari hasil penelitian, dapat diambil kesimpulan bahwa pra-regang sesaat dan berulang menurunkan besar gaya awal rantai elastomer, mengurangi penurunan gaya, dan menghasilkan gaya yang lebih konstan
produce continuous force to retract and rotate tooth and close diastema. The purpose of this study was to assess the influence of instantaneous and repeated prestretching on initial force and force decay of elastomeric chain. Samples of 120 of closed, short, and long elastomeric chains each were divided into 4 groups of 30 which were prestretched to 75%, 100% and 200% of its initial length 3 times 1 second, followed by stretching to 20 mm and immersed in 37oC distilled water. The initial force was measured by spring balance immediately after prestretching, while force decay was measured at 1 hour, 24 hours, 1 week, 2 weeks, and 3 weeks. The result showed that: 1) prestretching decreased initial force, the more the length, the more the decrease; 2) on the first hour, prestretching lowered the force decay percentages, the more it prestretched, the more it lowered; 3) from 1 hour to 3 weeks, the force level of 0%, 75% and 100% prestretched groups of closed and short elastomeric chains were not significantly different and relatively stable from 1 to 3 weeks; 4) 200% prestretching caused lower force level at all time of measurement. It may be concluded that instantaneous and repeated prestretching decrease the initial force of the elastomeric chain and hence decrease the force decay and give more stable force supply.
Kata Kunci : Perawatan Ortodontik,Rantai Elastomer,Pra,regang Sesaat,Penurunan Gaya, elastomeric chain, prestretching, initial force, force decay