Laporkan Masalah

Perkembangan lokasi-lokasi industri dan faktor-faktor yang mempengaruhinya di Kabupaten Klaten

FEBRIYANTO, Ami, Prof.Ir. A. Djunaedi, MUP.,PhD

2006 | Tesis | Magister Perencanaan Kota dan Daerah

Kabupaten Klaten adalah termasuk salah satu dari sepuluh kabupaten yang ditetapkan sebagai sentra produksi padi sawah. Berdasarkan kebijakan pemerintah yang diatur dalam Rencana Tata Ruang Wilayah Propinsi Jawa Tengah yang tertuang didalam Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Klaten Tahun 2002-2011, wilayah di Kabupaten Klaten yang diarahkan untuk dikembangkan sebagai kawasan industri adalah Kawasan Industri Klaten Tengah di Desa Buntalan seluas 100 ha. Namun sampai saat ini belum terdapat industri atau investor yang berlokasi di daerah tersebut, sehingga keberadaan kawasan yang telah ditetapkan tersebut sampai saat ini masih merupakan tanah sawah. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif yang lebih menekankan pada interpretasi data yang didukung data empirik yang relevan dengan kegiatan industri berupa hasil wawancara, observasi lapangan dan kajian pustaka serta pengumpulan data sekunder dari instansi terkait. Penelitian ini diharapkan memperlihatkan pola sebaran dan perkembangan jumlah lokasi-lokasi industri yang terjadi serta faktor-faktor yang diduga mempengaruhinya di Kabupaten Klaten. Berdasarkan overlay peta-peta sebaran lokasi-lokasi industri dari tahun 1997-2004, dapat dilihat bahwa sebaran lokasi-lokasi industri yang ada menyebar secara sporadis dan menunjukkan adanya aglomerasi atau pengelompokan ke dalam suatu kawasan dengan berada pada koridor jaringan jalan yang tersedia tetapi tidak menunjukkan adanya perkembangan perluasan kawasan industri. Dari seluruh wilayah penelitian yang ada, dapat dikatakan bahwa perkembangan jumlah dan distribusi lokasi-lokasi industri kecil/rumah tangga yang terjadi dapat dikatakan bervariatif. Ada yang menunjukkan tidak mengalami perkembangan, ada yang mengalami perkembangan positif dan ada yang mengalami perkembangan negatif. Secara garis besar perkembangan yang terjadi bersifat stagnan artinya tidak mengalami perkembangan, hanya beberapa industri yang mengalami perkembangan positif seperti industri meubel dan industri makanan. Untuk industri bahan bangunan mengalami perkembangan yang negatif. Berdasarkan hasil penelitian yang telah didapat, maka dapat diketahui ternyata faktor-faktor yang diduga mempengaruhi perkembangan jumlah dan distribusi lokasi-lokasi industri kecil/rumah tangga di Kabupaten Klaten tersebut adalah: (1). Harga tanah yang murah. (2). Dekat dengan sumber tenaga kerja. (3). Dekat dengan pasar. (4). Adanya jaringan transportasi yang baik. (5). Adanya fasilitas jaringan listrik, telepon dan air bersih dan (6). Masih ikut menumpang dengan rumah orang tua.

Klaten Regency is one of the ten regencies designated as rice production centers. According to the the government policy as stipulated in the Spatial Plan of Central Java and in particular Spatial Plan of Klaten Regency 2002-2011, Buntalan Village is projected into Klaten Industrial Territory, which covers 100 ha. However, there has been no industry nor investor locating in this designated area. As the result, it remains rice field. The research applies qualitative method and descriptive approach, which emphasizes on data interpretation. It uses empirical data relevant with industrial activities, which are obtained from interviw, field observation, and library research; it also uses secondary data from relevant institutes. The research aims to identify the pattern of spread and growth of industrial locations in Klaten regency and the factors contributing to it. Based on the overlay of maps of industrial location spread in 1997-2004, the research shows that industrial locations spread in a sporadic manner and there is an amalgamation or grouping into an area along the corridor of existing road network, but they do not show an extension of industrial location. From the research locations, the research indicates variety of growth and distribution of small scale / home industry locations. Some area show no development, some show positive growth, and some show negative growth. The factors assumed to influence the growth and distribution of industrial locations in Klaten regency include: 1) inexpensive price of land, 2) close proximity to labor force centre, 3) close proximity to market, 4) good transportation network, 5) good electricity, telephone and clean water networks, 6) home sharing with parents.

Kata Kunci : Kawasan Industri,Pola Sebaran, Variety of growth and distribution, industrial locations


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.