Model konseptual Web Bapeda untuk mewadahi partisipasi masyarakat dalam proses perencanaan pembangunan :: Kasus uji model Provinsi DIY
ENDINOVELLY, Prof.Ir. A. Djunaedi, MUP.,PhD
2006 | Tesis | Magister Perencanaan Kota dan DaerahPerkembangan partisipasi masyarakat dalam proses perencanaan pembangunan di Provinsi DIY masih dihadapkan pada hambatan dalam penyediaan wadah bagi partisipasi. Pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi atau biasa disebut e-government, belum berjalan sesuai dengan yang diharapkan. Penelitian ini bertujuan untuk menyusun model konseptual web Bapeda yang dapat mewadahi partisipasi masyarakat dalam proses perencanaan pembangunan di Provinsi DIY. Penelitian dilakukan dengan menggunakan model analisis deskriptif naratif melalui pendekatan rasionalistik dan diuji dengan menggunakan teknik Delphi. Dari hasil temuan, diperoleh suatu gambaran pada model eksisting, dimana pemanfaatan media untuk menjalin interaksi masih berjalan secara terpisah-pisah dan terbatas, begitu juga halnya dalam pemanfaatan fitur-fitur web. Sementara itu dalam hal pengelolaan, tugas terhadap pengelolaan teknologi informasi dan komunikasi juga dilaksanakan secara terpisah. Dari hasil penelitian, diketahui bahwa model konseptual web Bapeda yang dapat mewadahi partisipasi masyarakat dalam proses perencanaan pembangunan ditentukan dari model interaksi, model pengelolaan dan model tampilan. Interaksi dalam model konseptual didukung oleh berbagai media yang dibangun secara terintegrasi dengan model pengelolaan yang dilaksanakan secara terpadu dalam suatu manajemen back office. Pada bagian lain, model tampilan situs web Bapeda harus dapat menjamin kemudahan dalam penggunaan. Dengan demikian, melalui model konseptual web Bapeda ini, pelaksanaan interaksi dan pengelolaan dapat berjalan dengan mudah. Untuk mengoperasionalkan model konseptual web Bapeda, diperlukan suatu kebijakan pemerintah yang akan menjamin terlaksananya partisipasi masyarakat dengan memprioritaskan pengembangan media internet dan media Short Message Service (SMS) untuk mendukung terlaksananya interaksi. Sebagai upaya untuk menjembatani model konseptual, pengelolaan layanan situs web Bapeda ditangani oleh tim pengarah dan tim operasional dengan menempatkan bidang-bidang di lingkungan Bapeda sebagai sumber data/informasi.
The growing awareness of the public participation in the development planning process in the Special Region of Yogyakarta Province (DIY Province) is faced with lack of facilitation to accommodate their needs. The use of information and communication technology (ICT) or e-government has not been in congruent with the expectation. The research aims to design a conceptual model of Bapeda’s (Badan Perencanaan Daerah/Regional Planning Board) web to accommodate public participation in the development planning process in the DIY Province. The study employs rationalistic approach in building the model, whilst the descriptive narrative is being used in the analytical section and Delphi technique for testing the model and to gather stakeholders opinion and perception. The research results provide an assessment of the existing model, in which the use of media for interaction is still partial and limited, and similarly the use of web features. At the same time, the management of communication and information technology is also done separately. The study also reveals that Bapeda’s web conceptual model that accommodates public participation in development planning process is determined by interaction model, management model, and display model. Interaction in the conceptual model is supported through various media integrated with management model in which is carried out in an integrated manner in a backoffice management. The display model of Bapeda’s website should provide an easy access to the users. Consequently, the interaction and management should be able to be implemented easily through the use of Bapeda’s web conceptual model. Operating this conceptual model needs a government policy that will guarantee public participation by giving top priority to internet and short message service (SMS) media development to support interaction. To bridge this conceptual model, the management of Bapeda’s website is handled by a steering team and operational team by installing sections in the Bapeda’s institution to serve as information/data source.
Kata Kunci : Perencanaan Pembangunan,Partisipasi Masyarakat,WEB, web based conceptual model, public participation, development planning process