Laporkan Masalah

Evaluasi usaha ternak sapi pada Kelompok Tani "Andini Harjo" di Kabupaten Sleman

BASUKI, Suratno, Dr.Ir. Any Suryantini, MM

2006 | Tesis | Magister Manajemen Agribisnis

Penelitian tentang usaha penggemukan sapi potong di Kelompok Tani Ternak "Andini Harjo" dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui besar biaya yang diperlukan (biaya investasi dan biaya operasional), dan perkiraan penerimaan (benefit) selama masa usaha sepuluh periode. Kemudian, dengan mengetahui nilai NPV (Net Present Value), IRR (Internal Rate of Return) dan Benefit Cost Ratio maka dapat ditentukan kelayakan (feasibility) usaha ini. Penelitian ini menggunakan teknik studi kasus (Case Study). Jumlah sampel yang representatif ada dua puluh petani ternak. Dari sampel tersebut diperoleh data : biaya pakan, biaya bangunan dan biaya peralatan. Data lain berupa biaya sewa lahan, biaya pembelian sapi bakalan, dan biaya penerangan (listrik) diambil dari pembukuan kelompok. Setelah data terkumpul, kemudian diolah untuk mendapatkan nilai biaya investasi, biaya operasional, penerimaan. Hasil analisis berupa NPV, IRR, dan B/C Ratio kemudian digunakan untuk menentukan kelayakan usaha dari aspek finansial. Diketahui biaya untuk melakukan usaha penggemukan sapi potong berskala 32 ekor, dibutuhkan investasi sebesar Rp12.699.000,00 dan biaya operasional periode pertama Rp 143.722.800,00. Besarnya penerimaan kotor per periode usaha penggemukan yang berskala 32 ekor sapi adalah Rp 134.384.000,00. Berdasarkan NPV = 3.684.272,00, IRR = 24%, dan B/C = 1,01097 yang diperoleh, maka diketahui bahwa usaha penggemukan berskala 32 ekor sapi, ternyata layak dilakukan

The aims of beef cattle fattening research in "Andini Harjo" Farces Group are to know how much the investment and operational cost needed to estimate the benefit earned for 10 period of business. The feasibility of the business kneed by using NPV, IRR dan B/C Ratio. The research uses 32 representative farmers, members of the group. The data are use ini the research including feed cost, building and equipment cost, operation cost and benefit, which are use to find the NPV, IRR, and B/C Ratio value. The result of the research states that beef cattle fattening business need cost about Rp12.699.000,00 for investment, and about Rp 143.722.800,00 for first period operational cost. Gross benefit that earned each period for 32 cattle is about Rp 134.384.000,00. The result NPV = 3.684.272,00, IRR = 24%, dan B/C = 1,01097 of feasibly analyzes shows that the business is feasible

Kata Kunci : Usaha Ternak Sapi


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.