Laporkan Masalah

Strategi Kabupaten Sleman dalam mengembangkan komoditas unggulan Salak

WICAKSONO, R. Wisynu Ario, Dr.Ir. Suhatmini Hardyastuti, MS

2005 | Tesis | Magister Manajemen Agribisnis

Tujuan dari penelitian ini adalah menentukan faktor internal dan eksternal yang mempengaruhi strategi pengembangan komoditas unggulan salak, memberikan alternatif strategi pengembangan komoditas unggulan salak dan menentukan strategi pengembangan komoditas unggulan salak di Kabupaten Sleman. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif analisis dengan melakukan observasi langsung, melakukan interview dan mengumpulkan data sekunder dari sumber internal ataupun eksternal.Analisis data tersebut dengan menggunakan analisis SWOT. jumlah sampel yang diteliti sebanyak 100 sampel. Lokasi dan sampel dipilih secara purposive. Hasil penelitian menunjukkan posisi Kabupaten Sleman terletak di kuadran 2, yang berarti Kabupaten Sleman mempunyai kekuatan untuk mengatasi ancaman yang ada. Alternatif strategi yang dapat diterapkan oleh Kabupaten Sleman ialah memanfaatkan dukungan Pemda untuk memperoleh sertifikasi HAKI, melakukan kerjasama yang kuat antar para pelaku untuk mengatasi masuknya salak yang berasal dari luar Sleman, melakukan perubahan teknik budidaya untuk mengembangkan salak secara lebih profesional dan mengembangkan diversifikasi produk olahan salak untuk mengatasi persaingan dagang. Sedangkan strategi utama yang dapat diterapkan ialah membuat lembaga agribisnis khusus salak untuk membantu petani dalam mengembangkan komoditas unggulan salak, dan melakukan kerjasama antar pelaku dalam mengembangkan diversifikasi produk olahan salak.

The objective of this research was to determine internal and eksternal factors which influence strategy in developing salak as a superior comodity, giving an alternative strategy in developing salak as a superior comodity and to determine strategy of Sleman regency in developing salak as a superior commodity. The method used in this research was descriptive analytics by doing an observation, interview and collecting secondary data from internal and eksternal factors. Analysis was used SWOT analysis. The sample selected as 100 samples. Research location and sample selected purposively. The result of this research shows that position of Sleman regency in second quadrant, it means that Sleman regency has a power to overcome a threats. Alternative strategy that can be done for Sleman regency are to use wisely government’support to realize HAKI, must doing a strongly cooperation between stakeholders to overcome another salak from outher Sleman regency, to change cultivation techniqie for developing salak professionaly, to develop processing salak diversification to overcome trade competititon. The main strategy that can be done are to make an agribusiness institute for salak to help a farmer for developing salak as a superior commodity, and doing a cooperation between stakeholders to develop processing salak dversification.

Kata Kunci : Komoditas Unggulan Salak,Strategi Pengembangan, salak , superior commodity, development, strategy


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.