Strategi pengembangan agropolitan Dinas Tanaman Pangan Hrotikultura, Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Buol
DAIDULLAH, Samdusin T, Dr.Ir. Suhatmini Hardyastuti, MS
2006 | Tesis | Magister Manajemen AgribisnisDalam penelitian ini lebih difokuskan pada Strategi Pengembangan Agropolitan Dinas Tanaman Pangan Hortikultura, Perkebunan dan Peternakan Kabpaten Buol. Dengan mempergunakan analisis SWOT terhadap faktor-faktor lingkungan internal yaitu kekuatan (strenghts) dan kelemahan (weaknesses), dan berupa lingkungan eksternal yang terdiri atas dua faktor strategik, yaitu peluang (opportunities) dan ancaman (threaths) untuk mendapatkan asumsi-asumsi yang akan digunakan dalam menentukan faktor kunci keberhasilan dan ancaman kegagalan dalam pengembangan agropolitan di Kabupaten Buol. Metode dasar yang digunakan dalam kajian ini adalah metode deskriptif analisis yaitu suatu metode yang meneliti suatu objek pada masa sekarang atau sekurangkurangnya jangka waktu yang masih terjangkau dalam ingatan responden. Data yang telah dikumpulkan kemudian disusun, dianalisis, dan dijelaskan sehingga memberikan gambaran mengenai fenomena-fenomena yang terjadi, menerangkan hubungan, menguji hipotesis-hipotesis serta mengambil kesimpulan dari hasil analisis yang diperoleh. Pada pengujian metode analisis data berupa uji validitas dan uji reliabilitas diperoleh hasil analisis validitas lingkungan internal (faktor kekuatan maupun kelemahan) dan lingkungan eksternal (faktor peluang maupun ancaman) terhadap pengembangan agropolitan Dinas Tanaman Pangan Hortikultura, Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Buol adalah signifikan dengan nilai r-hitung (corrected item total correlation) yang lebih besar dari nilai r-tabel (0,211) pada tingkat kepercayaan 99%, maka secara statistik masing-masing item pernyataan yang ada layak (valid) untuk digunakan sebagai indikator dalam penentuan strategi pengembangan agropolitan dimasa yang akan datang. Kemudian berdasarkan hasil analisis uji reliabilitas dari empat (4) variabel penentu keberhasilan pengembangan agropolitan Dinas Tanaman Pangan Hortikultura, Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Buol sangat berpengaruh yaitu faktor lingkungan internal (kekuatan dan kelemahan) dan faktor lingkungan eksternal (peluang dan ancaman) adalah reliabel (andal) karena memiliki nilai koefisien alpha (α) jauh lebih besar dari 0,50. Dengan demikian, secara statistik keempat varabel strategis tersebut memiliki tingkat ketepatan yang tinggi untuk dijadikan sebagai faktor penentu dalam keberhasilan menyusun Strategi Pengembangan Agropolitan Dinas Tanaman Pangan Hortikultura, Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Buol
This research was more focused on Agropolitan Development Strategy of Food and Horticulture Crops, Plantation and Farming Office in Buol District using SWOT analisys on internal environment factors (strenghts and weaknesses) and exsternal environment factors (opportunities and threats) to get assumption that will be used in determining key succes factor and threat of failure in developing agropolitan in Buol District Basic method use in this study was descriptive analytical method, a method studying and object today or at least in period of time that respondent still remember. Data collected was then arranged, analyzed and explained that provide description on phenomena occurred, explain relationship, test hypothesis and draw conclusion based on result of analysis. Validity test and reliability test indicated that result of validity analysis of internal environment factors (strenghts and weaknesses) and external environment factor (opportunities and threats) on Development Agropolitan of Food and Horticulture Crops, Plantations and Farming Office in Buol District was significant with counted-r score (corrected item total corelation) was greater than table-r score (0,211) in 90% confidential degree. Statistically, each item was valid to be used as indicator in determination of agropolitan development strategy and the future. Results of reliability test over four variables determining succes of the agropolitan development indicated that the four variables were reliable because had alpha (α) coefficient greater than 0,05. Therefore the four strategic variables have high accuracy level to be determining factor in succes of preparing Agropolitan Development Strategy of Food and Horticulture Crops, Plantation Farming Office in Buol District.
Kata Kunci : Strategi Pengembangan Agropolitan,Agropolitan,Strategi Pengembangan, Agropolitan - Strategyt