Strategi pengembangan sapi potong di kawasan agropolitan Terbanggi Besar Kabupaten Lampung Tengah
INDRAPATI, Bahdan Perelo, Dr.Ir. Slamet Hartono, SU.,M.Sc
2006 | Tesis | Magister Manajemen AgribisnisPenelitian ini bertujuan untuk : (a) mengetahui dan menganalisis faktorfaktor lingkungan internal (kekuatan dan kelemahan) serta faktor-faktor lingkungan eksternal (peluang dan ancaman) bagi pengembangan sapi potong di Kabupaten Lampung Tengah; serta (b) mengetahui strategi yang dibutuhkan dan memformulasikan alternatif strategi tersebut berdasarkan lingkungan internal dan lingkungan eksternal yang dihadapi oleh Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah. Berdasarkan hasil analisis lingkungan internal, eksternal dan analisis SWOT yang telah dilakukan, diketahui bahwa posisi strategi pengembangan sapi potong di Kawasan Agropolitan Terbanggi Besar Kabupaten Lampung Tengah berada pada posisi kuadran pertama (0,0024 : 0,9609) yang sangat mendukung kebijakan pertumbuhan agresif (Growth Oriented Strategy). Metode strategi yang dapat dilaksanakan untuk mempertahankan posisi tersebut adalah strategi SO (Strenght and Opportunities) yaitu menciptakan strategi yang memanfaatkan kekuatan untuk merebut dan memanfaatkan peluang sebesar-besarnya. Hasil penelitian menunjukkan strategi utama dalam pengembangan sapi potong di Kawasan Agropolitan Terbanggi Besar Kabupaten Lampung Tengah adalah penumbuhan dan pengembangan usaha agribisnis sapi potong melalui pengembangan dan peningkatan penerapan teknologi pada usaha agribisnis sapi potong, serta peningkatan kerjasama, jiwa kewirausahaan, dan pemberdayaan kelompok diantara pelaku usaha agribisnis sapi potong.
The research aims : (a) to analysis of internal factors (strengths and weaknesses) and external factors (opportunities and threats) for beef cattle development in Lampung Tengah regency; and (b) to know needs strategy and to formulate alternative strategy based on internal and external environment faced by government of Lampung Tengah regency. Based on analysis of internal external environments and SWOT analysis, it was known that position development strategy of beef cattle in terbanggi besar agropolitan region Lampung Tengah regency is located at the first quadrant (0,0024 : 0,9609) to support policy of growth oriented strategy. Strategy method that can be done to maintain the position is strengths and opportunities strategy (SO strategy) with creating strategy that use strengths to take and use the opportunity. The result of research indicates that main strategy on development of beef cattle in Terbanggi Besar agropolitan region Lampung Tengah regency is to grown and develop beef cattle agribusiness by means of increasing and develop technology usage on beef cattle agribusiness, and to increase cooperation, entrepreneurship, and comunity empowerment betwen user on beef cattle agribusiness.
Kata Kunci : Sapi Potong,Strategi Pengembangan, strategy, region development, beef cattle, and agropolitan