Pola kemitraan usaha pada perusahaan benih PB Puti di Kabupaten Brebes
PUTRO, Kukuh Saptoyudo Soendjoto, Dr.Ir. Irham, M.Sc
2005 | Tesis | Magister Manajemen AgribisnisPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola hubungan kemitraan, kedudukan pihak-pihak terkait dalam kemitraan, tingkat kemitraan dan faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat kemitraan antara produsen benih PB PUTI Brebes dengan kelompok tani penangkar benih di kabupaten Pekalongan. Hipotesis yang diajukan adalah : (1) ada hubungan harmonis (saling memerlukan, saling memperkuat dan saling menguntungkan) antara PB PUTI dengan kelompok mitra; (2) persepsi, luas pengusahaan lahan, tingkat pendidikan, tingkat pengalaman dan tingkat keaktifan lembaga pendukung berpengaruh terhadap tingkat kemitraan. Subyek penelitian 40 petani penangkar diambil secara acak dari 5 kelompok tani mitra usaha di desa Gringsing, Bantar Bolang, Randu Dongkal, Duwet, Kuripan lor dan Krandon. Penelitian dilaksanakan pada November 2005. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara terstruktur dan observasi non partisipasi. Pengukuran tingkat kemitraan berpedoman pada KepMenTan No 944/Kpts/OT.210/10/97. Metode analisis yang digunakan adalah tabulasi, analisis korelasi product moment, alpha Cronbach dan analisis regresi ganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan harmonis antara PB PUTI dengan kelompok tani dan hubungan kurang harmonis antara Kelompok tani dengan petani. Tingkat kemitraan mencapai tahap Prima Madya. Secara simultan persepsi, luas pengusahaan lahan, tingkat pendidikan, tingkat pengalaman bermitra dan tingkat keaktifan lembaga pendukung signifikan terhadap tingkat kemitraan (R2 = 65,40%, Fhit = 12,845 p < 0,01). Secara parsial persepsi (thit = 3,629), tingkat pengalaman (thit = 3,478) dan tingkat keaktifan lembaga pendukung (thit = 4,454) signifikan terhadap tingkat kemitraan (p < 0,01).
This research aims to know partnership pattern, related position parties in partnership, partnership level and influencing factors level of partnership between seed producer of PB PUTI Brebes with breeder group at Pekalongan. Hypothesis for this research are; (1) there is a harmonious relationship (is needing each other, is strengthening each other and is profiting each other) between PB PUTI with partnership; (2) perception, land cultivation, level of education, level of experience and level of supporter institute have an effect on partnership level. Subject of research are 40 farmers of breeder, taken at random from 5 partnership farmers group at Gringsing, Bantar Bolang, Randu Dongkal, Duwet, Kuripan Lor and Krandon. The research was executed in November 2005. Data collecting was conducted with structure interview and observation non participation. Partnertship measurement of level based on KepMenTan No 944/Kpts/OT.210/10/97. The applied analysis method are tabulation, correlation analysis of product moment, Cronbach Alpha and double regression analysis . Research indicates that there are harmonious relationship between PB PUTI with farmers group and less harmonious relationship between farmers group with farmers. This relationship was reached at level of Prima Madya. By simultant, perception, land cultivation, level of education, level of experience and level of supporter institute are significant to level of partnership (R2 = 65,40%, Fhit = 12,845 p < 0,01). By partial, perception (thit = 3,629), level of experience, (thit = 3,478) and level of supporter institute (thit = 4,454) are significant to partnership level (p < 0,01).
Kata Kunci : Pola Kemitraa Usaha,Tingkat Hubungan Kemitraan, level of partnership