Laporkan Masalah

Analisis penggunaan faktor produksi padi organik di desa Mangesta, Kabupaten Tabanan, propinsi Bali

ENIETASARI, Noer Anggia, Dr.Ir. Irham, M.Sc

2006 | Tesis | Magister Manajemen Agribisnis

Pertanian organik adalah proses pertanian menggunakan pupuk organik dan pestisida alami. Penggunaan pupuk organik berguna untuk memperbaiki porositas tanah, memperbaiki struktur tanah dari yang bersifat lempung liat menjadi remah, memperbaiki permeabilitas tanah, mengikat air lebih banyak, merangsang pertumbuhan tanaman, dan meningkatkan produktivitas lahan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat penggunaan input dalam proses produksi padi organik dan mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi produksi padi organik. Penelitian ini merupakan sebuah studi kasus pada petani padi organik di Desa Mengesta, Kabupaten Tabanan, Propinsi Bali, yang berjumlah 29 orang. Metode yang digunakan adalah metode analisis deskriptif berdasarkan data yang diperoleh, baik data primer maupun data sekunder. Analisis faktor produksi menggunakan analisis regresi berganda dengan fungsi produksi Cobb-Douglas. Hasil penelitian meliputi tingkat penggunaan input, produktivitas padi organik, pendapatan petani, dan hasil analisis regresi mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi produksi padi organik. Input produksi padi meliputi lahan, benih dan pupuk. Tingkat penggunaan input lahan padi organik masih kecil dibandingkan lahan padi non-organik. Benih yang digunakan merupakan benih padi varietas lokal Tahun dan Mansur, yang diperoleh dari menyisihkan hasil panen satu musim tanam sebelumnya dengan jumlah penggunaan benih melebihi kebutuhan benih per luas lahan garapan. Petani menggunakan pupuk organik pada pemupukan dasar dan pupuk urea pada pemupukan susulan, sehingga dapat disebut sebagai pertanian semi organik. Pupuk organik yang digunakan berbentuk kompos fermentasi dengan dosis 2 ton per hektar. Dosis pupuk urea yang digunakan jauh lebih rendah dibandingkan satu musim tanam sebelumnya atau ketika petani belum menggunakan pupuk organik. Rata-rata produktivitas padi meningkat menjadi 5,14 ton per hektar dibandingkan satu musim tanam sebelum menggunakan pupuk organik yaitu 4,27 ton per hektar. Berdasarkan pendapatan petani, usahatani padi organik dapat dikatakan menguntungkan karena memiliki tambahan manfaat lebih besar dari tambahan biaya yang dikeluarkan petani (B/C ratio 6,01 > 1). Hasil analisis regresi menunjukkan bahwa faktor luas lahan garapan dan jumlah pupuk organik berpengaruh nyata terhadap produksi padi organik, sedangkan faktor jumlah pupuk urea, kerapatan tanaman, dan tenaga kerja tidak berpengaruh nyata terhadap produksi padi organik.

Organic farming is the process of farming by using organic fertilizer and natural pesticide. Organic fertilizer has functions to renew the soil porosity; the structure of soil from clay changes into crumbs, soil permeability, and absorbs more water, stimulates the growth of plants, and increases the soil productivity. The study aims at knowing the degree of using input in the process of organic paddy production and knowing some factors which influences the production of organic paddy. This study is a study case towards the 29 farmers of organic paddy in Mengesta village of Tabanan regency in Bali province. The method used was descriptive analysis based on both primary and secondary data. The analysis of production factor used multiple linear regression analysis with production function of Cobb-Douglass. The result of this study covered the degree of using input, the productivity of organic paddy, farmers’ income, and the result of regression analysis towards the factors influencing the production of organic paddy. The production input involved soil, seeds, and fertilizer. The degree of using land input for organic paddy was still lower than for non-organic rice. The seed used was the local variety “Tahun and Mansur” which obtained from the seed stored during one harvest time with more composition for one farming area. The farmers used organic fertilizer for the basic fertilizing and urea for next fertilizing so that it was called semi-organic farming. The organic fertilizer was made from fermented compost with the dozes of 2 ton/ha. The doze of urea fertilizer was used lower than one previous planting time or when the farmers had not used yet organic fertilizer. The average of paddy productivity increased 5.14 ton/ha compared than not using organic fertilizer only 4.27 ton/ha. Based on the farmers’ income, organic paddy can be benefit for farmers for increasing the income more that the expense for planting with B/C ratio 6.01 > 1. The result of regression analysis showed that the large of farming area and the amount of using organic fertilizer had a real influence towards the production of organic paddy, while the amount of urea fertilizer, plant density and the number of workers had not real influence towards the production of organic paddy.

Kata Kunci : Padi Organik,Faktor Produksi,Pertanian Organik, organic farming and production input of organic paddy


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.