Laporkan Masalah

Analisis kelayakan investasi usaha buah naga Agrowisata Kusumo Wanadri

HARYANTO, Dwi, Dr.Ir. Dwidjono Hadi Darwanto, MS

2006 | Tesis | Magister Manajemen Agribisnis

Tanaman obat merupakan salah satu jenis tanaman pertanian yang mulai dikelola secara agrobisnis. Trend back to nature cukup mendongkrak popularitas tanam obat, salah satunya adalah tanaman buah naga yang memiliki nilai ekonomis tinggi dan berkasiat bagi kesehatan manusia. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui kelayakan investasi usaha buah naga di Agrowisata Kusumo Wanadri maupun usaha buah naga daging putih, merah dan pink, mengetahui kepekaan usaha buah naga di Agrowisata Kusumo Wanadri maupun usaha buah naga daging putih, merah dan pink terhadap kenaikan biaya tenaga kerja dan penurunan jumlah produksi serta harga jual. Metode yang digunakan adalah metode studi kasus dan metode analisis kuantitatif-diskriptif dengan mengoperasikan persamaan-persamaan dalam rumus perhitungan Break Even Point (BEP), Net Present Value (NPV), Net Benefit Cost Ratio (Net B/C), Internal Rate of Return (IRR) dan Payback Period. Berdasarkan analisis finansial yang meliputi perhitungan nilai BEP, NPV, Net B/C, IRR dan Payback Period maka investasi usaha buah naga di Agrowisata Kusumo Wanadri dan investasi usaha buah naga daging putih, daging merah serta daging pink layak untuk dikembangkan. Investasi usaha buah naga Agrowisata Kusumo Wanadri dan investasi usaha buah naga daging putih, merah serta pink tidak sensitif terhadap kenaikan biaya tenaga kerja, penurunan jumlah produksi dan penurunan harga jual buah naga.

A medicine plant is one of the crops that have begun to be cultivated in the agribusiness. The back-to-nature trend significantly raises the popularity of herbal plants, one of which is the dragon fruit, which has a high economic value and is beneficial to human health. The study aims to investigate the feasibility of the dragon fruit investment in the Agro Tourism of Kusumo Wanadri, comprising the business in the dragon fruits with white, red, and pink flesh, to find out the sensitivity of the business to increases in labor costs, drop in production and price of dragon fruit. The methods employed in this study were a case study method and a qualitative descriptive analytical method by operating equations in the formulas of Break Even Point (BEP), Net Present Value (NPV), Net Benefit Cost Ratio (Net B/C), Internal Rate of Return (IRR) and Payback Period calculations. On the basis of the financial analysis comprising calculations of the values of BEP, NPV, Net B/C, IRR, and Payback Period, the investment in the dragon fruits in the Agro Tourism of Kusumo Wanadri and the investment in the dragon fruits with white, red, and pink flesh is feasible to develop. The business of the dragon fruits in the Agro Tourism of Kusumo Wanadri and investment in the dragon fruits with white, red, and pink flesh are not sensitive to increases in labor costs, drop in production and drop in price of dragon fruit.

Kata Kunci : Kelayakan Investasi,Buah Naga,dragon fruit, investment feasibility, financial analysis


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.