Analisis marjin pemasaran jagung di Kabupaten Sumbawa
ISMUNANDAR, Edy, Prof.Dr.Ir. Masyhuri
2005 | Tesis | Magister Manajemen AgribisnisPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui saluran pemasaran jagung di Kabupaten Sumbawa, keterkaitan harga di tingkat petani dengan harga pada tiap lembaga pemasaran serta besarnya marjin pemasaran dan faktor-faktor yang mempengaruhi, distribusi marjin pemasaran dan bagian harga yang diterima oleh petani dan lembaga pemasaran. Metode dasar yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif analisis yaitu metode yang meneliti status kelompok manusia, suatu objek, suatu set kondisi, suatu system pemikiran ataupun suatu kelas peristiwa pada masa sekarang. Penelitian dilakukan pada tiga kecamatan dan masingmasing kecamatan satu desa dengan jumlah petani sample masing-masing 30 orang. Lembaga pemasaran ditentukan sebagai berikut : 3 (tiga) orang pedagang pengumpul tingkat desa/kecamatan, 4 (empat) pedagang besar tingkat kabupaten dan 10 (sepululuh) orang pedagang pengecer. Variabel yang diamati dalam penelitian ini adalah : (1) Harga jagung di tingkat petani, pedagang pengumpul tingkat desa/kecamatan, pedagang besar tingkat kabupaten dan pedagang pengecer (konsumen akhir), (2) Volume penjualan jagung yang dihasilkan, dan (3) Biaya pemasaran serta keuntungan pada masing-masing lembaga pemasaran. Pemasaran Jagung melalui tiga macam saluran pemasaran yakni : 1. Petani – Pedagang Pengumpul Desa/Kecamatan – Pedagang Pengumpul Kabupaten – Pengecer. 2. Petani – Pedagang Pengumpul Desa/Kecamatan - Pengecer 3. Petani – Pedagang Pengumpul Kabupaten - Pengecer Saluran pemasaran ke tiga memberikan bagian harga yang lebih besar kepada petani. Secara simultan marjin pemasaran jagung dipengaruhi oleh harga di tingkat petani, volume penjualan dan jumlah lembaga pemasaran. Secara parsial marjin pemasaran marjin pemasaran jagung dipengaruhi oleh harga di tingkat petani dan jumlah lembaga pemasaran.
The study aimed to identify marketing channel of maize in Sumbawa Village in relation with price of farmer level with price in each marketing channel and amount or marketing, distribution of marketing margin and part of price received by farmer and marketing agent. Basic method used in this study was analytical desrcription. Study area was defined purposively. Responden consisted of 30 farmers, 3 collecting trades of desa, 4 collecting trades of kabupaten and 10 retailers. Analysis was done quantitatively by using multiple-regression analysis model. The marketing was through three channel, that is, first ; farmer – collecting trade of desa – collecting trade of kabupaten – retailers, second ; farmer – collecting trade of desa – retailers and third ; farmer – collecting kabupaten – retailers. The latter give greater part of price to farmer. Simultaneously, marketing marjin of maize was influenced by price in farmer level, sales volume and amount of marketing agency. Partially, marketing margin of maize was influenced by price of farmer level and amount of marketing agency.
Kata Kunci : Marjin Pemasaran Jagung,Distribusi Marjin Pemasaran, marketing channel, marketing margin, and distribution of marketing margin