Laporkan Masalah

Paralelitas metodologi antara pemikiran KH. Abdullah Gymnastiar dengan pemikiran Frederick Herzberg tentang teori motivasi

SETIAWAN, Budi, Edi Prasetyo Nugroho, Drs.,MBA.

2005 | Tesis | Magister Manajemen

Penulisan tesis ini pada dasarnya memiliki misi dan tujuan yang sangat sederhana, yakni ingin membuktikan kepada khalayak, khususnya khalayak akademik bahwa terdapat sebuah paralelitas dalam hal penggunaan metodologi pemikiran, antara pemikiran KH Abdullah Gymnastiar (Aa Gym) tentang motivasi wira usaha (entrepreneurship), dengan pemikiran teori motivasi dari Frederick Herzberg yang cukup terkenal yakni teori motivasi dua faktor (Hygiene Motivation Theory). Substansi utama yang membuat teori dua faktor Herzberg menjadi cukup menarik bahkan terkesan agak kontroversial (bahkan dirasakan gaungnya hingga kini) adalah terletak pada keberaniannya untuk menawarkan sebuah bentuk anomali dari bentuk substansi pemikiran motivasi yang telah terlebih dahulu lahir sebelumnya. Menurut Herzberg kondisi-kondisi yang sebelumnya dianggap sebagai satu-satunya faktor pemacu motivasi, dimana sifatnya material (Ia menyebutnya kondisi ekstrinsik) tidaklah lagi relevan hanya digunakan sebagai satu-satunya alat analisa untuk menginterpretasikan motivasi secara benar. Berdasarkan hal itu ia mengajukan sebuah kondisi yang baru untuk memperbaharui analisa atas motivasi sebelumnya, yakni apa yang disebutnya kondisi intrinsik yang sifatnya imaterial. Pada ruang dan waktu yang berbeda, sebuah pemikiran tentang pentingnya motivasi wira usaha sedang gencar-gencarnya disuarakan oleh seorang ulama yang sangat terkenal pada saat ini di Indonesia, yakni KH Abdullah Gymnastiar. Substansi utama dari pemikiran ulama muda ini sebenarnya sangatlah sederhana, yakni menurutnya faktor utama yang membuat seorang wira usahawan muslim begitu bersemangat dalam menjalani profesinya bukanlah karena orientasi material semata, namun lebih disebabkan orientasi ibadah kepada Tuhannya Allah SWT. Berdasarkan latar belakang pemikiran di atas, tidaklah berlebihan rasanya bila penulis memiliki keyakinan bahwa kedua bentuk pemikiran di atas secara substantif memiliki sebuah paralelitas dalam hal metodologi pemikirannya

Kata Kunci : Metodologi Pemikiran,KH Abdullah Gymnastiar,Frederick Herzberg,Motivasi Wirausaha


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.