Laporkan Masalah

Pengaruh persepsi pemberian perawatan personel dan lingkungan kerja terhadap motivasi kerja bawahan di militer :: Studi di Pangkalan TNI AU Adisutjipto

KUSNADI, Deni, Anita Lestari, Dra.,M.Si

2006 | Tesis | Magister Manajemen

Keberhasilan sebuah organisasi sering dikaitkan dengan motivasi bawahannya. Motivasi bawahan yang meningkat akan dapat meningkatkan kinerja organisasi tersebut. Pemberian perawatan personel (benefits) yang memadai dan lingkungan kerja yang kondusif diyakini dapat meningkatkan motivasi kerja. Menurut Sutton (1986) pemberian benefits dapat meningkatkan motivasi bawahan. Menurut Manuaba (Tarwaka dkk, 2004) bahwa lingkungan kerja yang nyaman sangat dibutuhkan oleh pekerja untuk dapat bekerja secara optimal dan produktif. Seiring dengan semangat reformasi yang terjadi di organisasi TNI, maka profesionalisme anggota militer menjadi suatu keharusan. Profesionalisme tersebut tentunya harus didukung oleh adanya fasilitas kerja, kesejahteraan, dan situasi organisasi yang memadai. Berkaitan dengan hal tersebut pemberian perawatan personel dan lingkungan kerja serta motivasi bawahan menjadi penting untuk dilihat. Penelitian ini mencoba menjawab apakah variabel persepsi pemberian perawatan personel dan lingkungan kerja berpengaruh secara positif dan signifikan atau tidak terhadap motivasi kerja bawahan di militer studi kasus di Lanud Adisutjipto Yogyakarta. Sampel penelitian diambil dengan menggunakan metode purposive sampling dengan responden Bintara dan Tamtama yang mempunyai masa kerja paling sedikit 8 tahun. Metode analisis data yang digunakan adalah anilisis regresi linear berganda dan analisis korelasi product moment. Hasil analisis varians (Anova) menunjukkan bahwa nilai F sebesar 32,697 dan p = 0,000, hal ini berarti pemberian perawatan personel dan lingkungan kerja dalam penelitian ini berpengaruh secara simultan terhadap motivasi kerja bawahan. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pemberian perawatan personel dan lingkungan kerja berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap motivasi kerja bawahan di militer. Berdasarkan regresi linear berganda diperoleh hasil R = 0,514 dan koefisien determinasi (R²) = 0,264. Hal ini berarti 26,4% varians motivasi kerja bawahan dijelaskan oleh varians perawatan personel dan lingkungan kerja, sedangkan sebesar 73,6% dijelaskan oleh varians variabel lain diantaranya rasa aman (security), kesempatan untuk maju (advancement), gaya kepemimpinan (leadership), dan jam kerja (working hour) atau variabel lainnya yang tidak diteliti dalam penelitian ini.

A successful organization often related to the subordinate motivation. Enhancing of subordinate motivation will improve the organization performance. Giving an appropriate personnel treatment (benefits) and working environment are significantly able to improve the working motivation. According to Sutton (1986) by giving the benefits, it will be able to improve subordinate motivation. Manuaba as cited by Tarwaka et al (2004) stated employee for working optimally and productively needs that comfortable working environment. Along with reformation movement in TNI organization, subsequently military element professionalism is a must. Professionalism should be supported by appropriate working facilitations, welfares, and organizational situations. Related with professionalism, giving of personnel treatment (benefits), working environment and subordinate motivation become necessary. This research examined whether perception toward personnel treatment and working environment influenced subordinate working motivation in military organization, especially in Adisucipto air force base, Jogjakarta. The research sample using purposive sampling method which respondent were Non Commission Officer (NCO) and Private, which tenure at least 8 years. Multiple linear regression and product moment correlation were used for analyzing the data. The result of variant analysis showed that F value was 32.697, p = 0,000, it mean that the giving personnel treatment and working environment simultaneously influenced subordinate working motivation. Therefore, it was concluded that the giving personnel treatment and working environment positively and significantly influenced subordinate working motivation in military organization. Based on multiple linear regressions analysis, it resulted that R = 0.514 and coefficient determination = 0.264. It means that 26.4% variance of subordinate working motivation explained by personnel treatment and working environment. Meanwhile, 73.6% was explained by other variables variance, such as security, advancement, leadership, and working hours. Those variables were not examined in this research.

Kata Kunci : Perawatan personel, lingkungan kerja, motivasi kerja, Personnel treatment, working environment, working motivation


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.