Analisis perbedaan persepsi konsumen terhadap faktor-faktor loyalitas merek pada produk telepon genggam di Yogyakarta
AJI, Stevanus Yandi Putra, Bayu Aji Aritejo, SE.,MM.,M.Si
2006 | Tesis | Magister ManajemenPenelitian ini mengacu pada penelitian empirik yang dilakukan oleh Mei-mei Lau et al., (2006) terhadap para konsumen di Hong Kong tentang loyalitas merek. Penelitian ini dimaksudkan untuk mengidentifikasikan apakah faktor-faktor loyalitas merek berupa persepsi konsumen terhadap nama merek, kualitas produk, harga, model, lingkungan toko, promosi, dan kualitas servis dapat menentukan apakah seseorang merupakan konsumen yang bersifat hard core loyal atau brand switchers. Populasi responden penelitian ini adalah para pemakai telepon genggam di daerah Yogyakarta. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah non probabilistic sampling, dan tehnik pengambilan sampel yang digunakan yaitu purposive sampling. Kuesioner yang didistribusikan yaitu sejumlah 200 kuesioner dan kemudian dianalisis. Hipotesis dalam penelitian ini dianalisa dengan menggunakan analisis discriminant dan uji-t independen dengan menggunakan bantuan software SPSS versi 11.00 Hasil pengujian analisis dengan menggunakan analisis discriminant menunjukkan bahwa persepsi konsumen mengenai nama merek dan harga merupakan dua kunci faktor yang dapat membedakan antara konsumen yang hard core loyal dan yang brand switchers. Sedangkan hasil uji T menunjukkan bahwa konsumen yang hard core loyal memiliki persepsi yang lebih baik dalam hal nama merek, harga, lingkungan toko dan promosi daripada konsumen yang brand switchers.
This research is modification from empirical research conducted by Mei-mei Lau et al., (2006) which indicated the consumer in Hong Kong about the brand loyalty. This research is intended to identify what factors of brand loyalty in the form of consumer perception to brand name, product quality, price, model, store environment, promotion, and service quality can determine whether someone represent the consumer who had the character of hard core loyal or brand switchers. The respondent populations of this research are the costumer who used hand phone in Yogyakarta. This research used non-probabilistic sampling as the method of sample taking and purposive sampling as sampling technique. 200 questionnaires are being distributed and then analyzed by discriminant and independent t-test method using SPSS software version 11. The analysis result by using discriminant analysis indicate that the consumer perception of concerning brand name and price represent the two factor key which can differentiate between a hard core loyal consumers and brand switchers. While the T test resut indicate that the consumer which hard core loyal had the better perception in the case of brand name, price, store environment and promotion rather than the brand switchers.
Kata Kunci : Loyalitas Merek, Hard-core Loyalty, Brand Switching, Pasar Telepon Genggam, Brand Loyalty, Hard-core Loyalty, Brand Switching, Hand phone Market