Laporkan Masalah

Early Assessment of E-auction implementation in Pertamina refinery unit Cilacap

DWIKORANTO, Ari, Surahyo, B.Eng.,M.Eng.Sc

2005 | Tesis | Magister Manajemen

Studi ini bertujuan untuk melakukan penilaian awal terhadap implementasi e-reverse auction di Kilang PERTAMINA Unit Cilacap. Hal ini menarik untuk diteliti karena implementasi reverse e-auction masih menjadi perdebatan panjang oleh para pelaku bisnis terutama tentang keuntungan dan kerugiannya. Banyak peneliti yang telah melakukan kajian tentang topic ini sejalan dengan semakin meningkatnya penggunaan teknologi informasi oleh pelaku bisnis untuk meningkatkan keungulannya dalam persaingan bisnis. Kesimpulan secara umum atas reverse e-auction ini adalah pelelangan ini hanya memberikan keuntungan kepada pembeli dan mengabaikan hubungan yang saling menguntungkan, dimana memaksa penjual untuk menurunkan harga penawarannya karena pembeli hanya menerapkan satu parameter yaitu “harga”. Implementasi e-auction di Kilang PERTAMINA Unit Cilacap telah dimulai pada bulan April 2005, dan sampai dengan September 2005, telah terjadi 3 kali e-auction. Secara umum, hasil dari e-auction kurang memuaskan. Jumlah penawaran baru yang terjadi selama eauction memang cukup banyak, tetapi penurunan nilai penawarannya tidaklah signifikan, dan pada akhirnya penawaran penjual masih diatas harga perkiraan sendiri yang dibuat PERTAMINA. Selanjutnya, studi ini menilai implementasi e-auction ini dalam beberapa sudut pandang, yaitu; kepatuhan sistem e-auction ini terhadap aspek legalitas dan aspek teknis, peninjauan atas hasil-hasil e-auction yang meliputi; penghematan, penurunan waktu untuk negosiasi, pransparansi proses, dan kemampuannya menjangkau penjual, serta respon dari pekerja PERTAMINA dan supplier lokal terhapap implemntasi e-auction ini. Studi ini menggunakan case study method dan pengumpulan data dilakukan dengan mencari hasil penelitian-penelitian bisnis yang telah dipublikasikan dan penyebaran kuesioner kepada 60 respondent yang terdiri dari pekerja PERTAMINA dan supplier lokal. Hasil dari penilaian ini adalah sistem e-auction PERTAMINA tidak sepenuhnya memenuhi aspek legal dan aspek teknis sesuai standard e-auction, implementasi e-auction tidak menghasilkan keuntungan sesuai yang diharapkan, dan pekerja sebagai factor internal mendukung terhapap implementasi ini sementara supplier lokal sebagai faktor eksternal secara dominan tidak mendukung. Studi lebih lanjut sangat diperlukan karena saat ini transaksi bisnis untuk pengadan barang dan jasa oleh PERTAMINA sebagian besar dilakukan dengan supplier lokal.

This paper aimed to perform early assessment to implementation of revere e-auction in PERTAMINA Refinery Unit Cilacap. This matter is interesting to be examined due to implementation of reverse e-auction is still remain long debate about its benefit and drawback among business people. Many researcher had studied this topic along with as emerge business people utilize technology information to enhance their competitive advantage. General conclusion of reverse e-auction is this auction only gives advantage to buyer and ignores relationship, which drive seller to offer price down due to buyer only put one parameter, it is price. Starting implementation e-auction in PERTAMINA Refinery Unit Cilacap had occurred on April 2005, and until September, 2005 have been done three e-auctions. Generally, result of those e-auctions is unsatisfied. The number of new bid entry look many enough, however its reducing value is not significant, and eventually the final bid still above owner estimation. Then, this paper assess this e-auction implementation in some points view, that are compliance the e-auction system to legislation and technical aspects, review result of this auction include of cost saving, negotiation time reduction, transparency and supplier reach, and respond from employees and local suppliers. The research uses case study method with data collected using business research publication and questionnaire to 60 respondent consist of PERTAMINA employees and local suppliers. Results of this assessment are PERTAMINA e-auction system does not fully comply to legal aspect and technical aspect as standard system of e-auction, e-auction implementation does not gain benefit as expected, and employee as internal factor majority support this auction, but local suppliers as external factor dominant do not support e-auction. The deeper study is needed due to the PERTAMINA transaction business in procurement good and service mainly has been conducted with local suppliers

Kata Kunci : reverse e-auction, keuntungan dan kerugian, system e-auction, aspek legal dan aspek teknis, penghematan, transparansi, pengurangan waktu, menjangkau supplier secara lebih luas


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.