Penjelasan Monday Return di Bursa Efek Jakarta
NAINGGOLAN, Rinaldi, Erni Ekawati, Dr.,MBA
2006 | Tesis | Magister ManajemenKeragaman argumentasi mengenai day of the week effect terhadap return saham secara khusus mengenai Monday effect yang dihasilkan oleh beberapa peneliti terdahulu, baik penelitian yang dilakukan di pasar modal luar negeri maupun penelitian yang dilakukan di Bursa Efek Jakarta membuat fenomena ini menarik untuk diteliti. Penelitian ini bertujuan untuk menguji apakah return hari Senin berbeda dengan return hari perdagangan lainnya dan untuk menguji apakah fortnight of the month, volume perdagangan dan spread dapat menjelaskan perbedaan return hari Senin dengan return hari perdagangan lainnya di Bursa Efek Jakarta. Penelitian ini mengunakan sampel saham-saham yang secara aktif diperdagangkan di Bursa Efek Jakarta dengan mengunakan perusahaan yang terdaftar di LQ45 pada perioda bulan Januari 2003 sampai bulan Juni 2005. Berdasarkan kriteria tersebut terdapat 19 perusahaan yang digunakan sebagai sampel dalam penelitian ini. Data-data yang digunakan merupakan data sekunder yang meliputi : daily closing price, bid price, ask price dan volume perdagangan. Pengujian hipotesis dilakukan dengan menggunakan analisis regresi linier berganda. Hasil-hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah sebagai berikut : 1. Return hari Senin lebih rendah dibandingkan return hari perdagangan lainnya atau terjadi Monday effect. 2. Fornight, spread dan volume perdagangan tidak mampu menjelaskan perbedaan return hari Senin dengan return hari perdagangan lainnya.
The vary argumentations about day of the week effect in stock return especially Monday effect, have been reported by many research not only in world market but also in domestic market making this phenomena become interesting to analyze. The purpose of this study is to analyze whether Monday return is different from the other days of the week return and to analyze whether fortnight of the month, trading volume and spread can explain the difference between Monday return and the other days of the week return. This research use active stocks samples which trade in Jakarta Stock Exchange that listed in LQ45 index from January 2003 to June 2005. Base on the criteria there are 19 samples that used in this research. The secondary data is used in this study such as daily closing price, bid price, ask price and trading volume. Regression analisis is used to analyze the data and the results from this research are: 1. Monday return is lower than the other day of the week return (Monday effect). 2. Fortnight, spread and trading volume can not explain the difference between Monday return and the other days of the week return.
Kata Kunci : Anomali Pasar, Monday Effect, Day of the Week Effect, efficient hypothesis market, anomaly market, day of the week effect, Monday effect