Analisis kausal antara nilai tukar dan return saham sektoral pada Bursa Efek Jakarta
HARTANTO, Immanuel Bekti, Erni Ekawati, Dr.,MBA
2006 | Tesis | Magister ManajemenFenomena melemahnya nilai tukar rupiah hampir selalu akan berpengaruh terhadap harga saham. Desember 2004, nilai tukar Rupiah melemah sekitar 2,2% yang mengakibatkan IHSG turun sekitar 3,7%. Berbagai studi diantaranya Saadet Kasman (2003) melakukan penelitian terhadap nilai tukar dan harga saham di Turki namun melalui pendekatan kausalitas dengan metode Granger sebagai alat analisis dengan hasil bahwa hubungan kausalitas hanya terjadi pada nilai tukar terhadap index sektor industri, sedangkan pada index gabungan, sektor keuangan dan jasa mendapatkan bukti yang tak meyakinkan akan terjadinya hubungan kausalitas antara harga saham dan nilai tukar. Ma dan Kao (1990), Suwandi (1997), Tanvidyah (2002) menunjukkan bahwa Nilai tukar berpengaruh positif terhadap Harga Saham. Serta Ajayi dan Mougoue (1996), kenaikan Agregat harga saham mempunyai efek negatif (-) terhadap nilai tukar mata uang domestik untuk short run. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah hubungan kausalitas tersebut juga terjadi pada pasar modal Indonesia, baik secara global (gabungan) maupun sektoral serta mengetahui tingkat kelambanan (lag) terjadinya hubungan kausalitas pada sertiap sektor. Penelitian ini juga dimaksudkan untuk mengetahui pengaruh nilai tukar terhadap harga saham dan pengaruh harga saham terhadap nilai tukar pada jangka pendek (lag 1). Untuk menguji hipotesis, dalam penelitian ini digunakan Model Granger dan Regresi Linear. Dari hasil analisis yang telah dilakukan selama kurun waktu 2002 hingga 2005 menunjukkan bahwa hubungan kausalitas antara harga saham dan nilai tukar juga terjadi pada pasar modal Indonesia yaitu dengan tingkat kelambanan (lag) 12 dan tingkat kelambanan tiap sector berbeda-beda. Hasil ini konsisten dengan penelitian Saadet Kasman (2003). Sedangkan hasil analisis yang lain menunjukkan bahwa nilai tukar hanya berpengaruh negatif terhadap index sector properti. Dengan kata lain jika Rupiah terdepresiasi terhadap Dollar maka harga saham sektor Properti akan mengalami penurunan. Sedangkan harga saham secara umum (baik gabungan maupun sektoral) berpengaruh negatif terhadap nilai tukar Rupiah/Dollar. Dengan kata lain jika harga saham mengalami penurunan maka nilai tukar akan mengalami depresiasi.
The weak phenomenon of Rupiah exchange almost give effects on stock price. On December 2004, Rupiah exchange become weak at about 2,2%, it causes IHSG decrease around 3,7%. From the various study, there are Saadet Kasman (2003) conducting a research on exchange and stock price in Turkey but through the approach of causality with Granger’s method as a tool to analyze, with result that causality relation only happened at exchange to industrial sector index, while at the composite index, financial sector and service get inconclusive evidence on the happening of causality relation between stock price and exchange. Ma and Kao (1990), Suwandi (1997), Tanvidyah (2002) indicating that exchange have a positive effect on stock price. Ajayi and of Mougoue (1996), told that the increase of Aggregate stock price have negative effect (-) to domestic currency exchange on short-run. These research purposes on knowing that causality relation also happened in Indonesian capital market, both composite and sectoral, and also know the lag level on the happening of causality relation on each sector. This research is also meant to know the influence of exchange on stock price and the influence of stock price on exchange at the short-range (lag 1). To test the hypothesis on this research is used Granger Model and Linear Regression. From the analysis result which has been conducted during the time of 2002 till 2005 indicate that causality relation between stock price and exchange also happened in Indonesian capital market with lag 12 and lag for every sector is different between each other. This result is consistence with the research of Saadet Kasman (2003). While the other analysis results indicate that exchange only have a negative effect to property sector index. In other word if Rupiah depreciated to Dollar, so the stock price of Property sector will decrease. While stock price generally (both composite and sector) have a negative effect to Rupiah/dollar exchange. In other word if the stock price decrease, so the exchange will be depreciated.
Kata Kunci : Indeks Harga Saham Gabungan,Indeks Sektoral,Nilai Tukar Rupiah,Harga Saham,Exchange, Causality, Lag, composite index, sector index