Laporkan Masalah

Analisis pengaruh Economic Value Added dan Market Value Added terhadap return saham Abnormal Return saham dan nilai perusahaan

ARIFIN, Zainul, Erni Ekawati, Dr.,MBA

2006 | Tesis | Magister Manajemen

Investasi dalam bentuk saham merupakan salah satu alternatif investasi keuangan yang tersedia di Bursa Efek Jakarta. Pihak perusahaan akan memperoleh sumber dana tambahan yang diperlukan untuk kegiatan operasi perusahaan. Pada sisi yang lain, investor saham juga menginginkan imbalan atas investasi berupa capital gain dan dividen. Investor yang telah menanamkan dananya di perusahaan akan melakukan proses penilaian kinerja agar investasinya tetap mempunyai tingkat pengembalian sesuai yang diharapkan. Bagi perusahaan, penilaian kinerja dapat membantu pihak manajemen untuk melakukan berbagai langkah dalam usaha memaksimalkan nilai perusahaan. Pada umumnya proses penilaian kinerja menggunakan analisis laporan keuangan berupa rasio-rasio keuangan. Analisis tersebut mempunyai kelemahan mendasar yaitu adanya komponen-komponen pengukur rasio yang tidak memperhatikan biaya modal bagi pemegang saham, sehingga terjadi kesulitan untuk mengetahui apakah perusahaan telah menciptakan nilai tambah bagi pemegang sahamnya. Adanya kelemahan tersebut mendorong munculnya pendekatan baru yang dinamakan pendekatan nilai tambah, yaitu economic value added dan market value added. Penelitian ini menggunakan tiga model persamaan regresi. Ketiga model mempunyai variabel independen yaitu economic value added dan market value added. Sedangkan variabel dependen untuk masing-masing model yaitu return saham, abnormal return saham dan nilai perusahaan. Data yang digunakan meliputi 20 perusahaan go public yang termasuk dalam indeks LQ 45 secara terus menerus atau delapan kali perioda pemilihan selama tahun 2000 sampai 2003. Hasil pengujian terhadap enam hipotesis penelitian menunjukkan bahwa hanya metoda penilaian kinerja MVA yang mempunyai pengaruh positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan. Sedangkan hipotesis lain tidak terdukung.

Investing in stock is one of the financial instrument investment available in Jakarta Stock Exchange. The company will get additional fund for operating activity. On the other side, stock investor want the result of capital gain and dividend too. The investors who had invest their fund would do the performance analysis in order to get the expected return. The performance analysis can help the management for doing some activities in maximizing firm value. Commonly, the performance analysis used financial statement in kinds of ratios. Actually, these ratios have the important weakness that ignoring the cost of capital for shareholder. This weakness have encourage the new method, namely value added approach like economic value added dan market value added. This research use three regression models. These models have independent variable, in each of economic value added and market value added. And the dependent variable are stock return, abnormal return and firm value. The data sample has selected from the population in Jakarta Stock Exchange, and only 20 company are choiced, that are in category on LQ 45 index for period 2000 until 2003 continuously or eight time selection process. This research have six hypothesis and only one hypothesis is supported, that is market value added has significant positive influence for the firm value represented in stock price.

Kata Kunci : Return Saham, Abnormal Return, Economic Value Added, Market Value Added,Nilai Perusahaan


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.