Laporkan Masalah

Fokker F100 procurement strategic analysis of PT Pelita Air Service :: Lease or buy decision

ZIMAH, Rifki, Ainun Na'im, Dr.,MBA

2005 | Tesis | Magister Manajemen

Penelitian ini menunjukan bagaimana strategi pengadaan pesawat adalah salah satu aspek penting bagi perusahaan penerbangan. Denagan strategi yang tepat, perusahaan penerbangan dapat meminimalkan biaya pengadaan armadanya, meminimalisasi risiko, menyediakan kualitas yang lebih baik, dan meningkatkan nilai perusahaan pada ahirnya. Dari pemilihan armadanya yang paling cocok, kondisi pasar, management risiko, dan pada ahirnya pemilihan alternatif pendanaan yang paling cocok bagi perusahaan. Dengan pendekatan NAL, perusahaan dapat menentukan keputusan pendanaan yang terbaik antara membeli atau menyewa armadanya. Penelitian ini mencoba menjabarkan dan menjelaskan bagaimana proses dari strategi pengadaan pesawat yang dilakukan oleh perusahaan penerbangan. Untuk pemahaman yang lebih baik, contoh nyata dari proses pengadaan pesawat Fokker F100 oleh PT.Pelita Air Service akan disertakan. Akan dijelaskan dari bagaimana perusahaan memilih jenis pesawat tersebut, kondisi pasar penerbangan carter di Indonesia,bagaimana cara meminimalisasi risiko, sampai perhitungan alternatif pendanaan yang paling tepat antara membeli atau menyewa dengan berbagai macam skenario yang mungkin terjadi. Hasil dari penelitian ini menyatakan keputusan sewa lebih efisien untuk perusahaan. Biaya yang dikeluarkan untuk menyewa peasawat lebih kecil daripada biaya yang dikeluarkan untuk membeli pesawat secara langsung. Selain itu dengan sewa,perusahaan akan menghadapi risiko yang lebih kecil karena akan dibagi bersama dengan lessor. Risiko yang dapat dialokasikan oleh perusahaan antara lain risiko perubahan pasar dan risiko dari penjualan pesawat setelah tidak dipakai. Perusahaan juga dapat mengalihkan dana pembelian ke investasi lain yang lebih menguntungkan.

This research shows how procurement strategy is one of the important aspects for Airlines Company. With the right strategy the company can reduce the cost for procuring their air fleets, minimize the risk, provide better quality and add the company’s value. From choosing the most suitable aircraft that meet the criteria, the market conditions, the risk management, and finally choosing the right financing decision so the company can increase their cost efficiency. Using the NAL approach, the company can determine the best financing decision between buying or leasing the aircraft. This research tries to explain and describe how the aircraft procurement process takes place in the Airline Companies. For better comprehension, this research also gives an example of real case from PT. Pelita Air Service procurement process of Fokker F100. It will be described from the case how the company choose the specified type of aircraft, the market of Indonesian charter flights industry, how to manage the risk, and the calculation for the most efficient financing decision between buying or leasing the aircraft from several possible scenario that might happen. This research found that leasing for the Fokker F100 is the most efficient decision for PT .Pelita Air Service. The cost of leasing is lower than buying the aircraft. Beside of that with leasing the company has lower risk to handle because the company as lessee could share the risk with lessor. The risks that they can allocate are the market risks and aircraft resell price risk. They also can shift the capital resources to other investments

Kata Kunci : Beli, Sewa,Pengadaan, Buying, Leasing, Procurement


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.