Laporkan Masalah

Analisis hubungan antara gaya kepemimpinan transformasional dan intensitas komunikasi dengan penerimaan perubahan pada Pegawai Negeri Sipil :: Studi pada Dinas Kesehatan Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta

WIDARYANTO, Aris, Djamaludin Ancok, Prof.Dr.MA

2005 | Tesis | Magister Manajemen

Penelitian ini dilakukan untuk megetahui hubungan antara perilaku kepemimpinan transformasional dan intensitas komunikasi dengan penerimaan perubahan pada karyawan Dinas Kesehatan Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta setelah adanya restrukturisasi organisasi. Responden dalam penelitian ini berjumlah 172 orang namun kuesioner yang kembali dan memenuhi syarat untuk dianalisis adalah 163. Data hasil penelitian kemudian diuji normalitas, linearitas dan multikolinearitas agar memenuhi persyaratan untuk dianalisis dengan metode regresi linear ganda. Metode ini yang kemudian dipakai untuk menguji hipotesa penelitian. Berdasarkan deskripsi data hasil penelitian dapat diketahui bahwa tingkat penerimaan perubahan karyawan Dinas Kesehatan Propinsi DIY mempunyai kategori sedang. Hasil penilaian perilaku kepemimpinan transformasional yang dilakukan oleh bawahan terhadap atasan langsungnya mempunyai kategori sedang. Hasil penilaian ini juga terjadi pada seluruh level jabatan (eselon II, eselon III dan eselonIV). Sedangkan menurut pendapat responden intesitas komunikasi dalam kategori sedang bahkan tidak ada responden yang menilai intensitas komunikasi dalam kategori tinggi. Dari analisis regresi linear ganda dapat diketauhi bahwa kepemimpinan transformasional dan intensitas komunikasi mempunyai hubungan yang positif dengan penerimaan perubahan, sehingga seluruh hipotesa dalam penelitian ini terbukti. Penelitian ini juga menghasilkan temuan bahwa kontribusi variabel kepemimpinan transformasional dan intensitas komunikasi terhadap penerimaan perubahan adalah sebesar 30%.

This research is carried out to find out the relation between transformational leadership, communication intensity and acceptance to change on the employees of Dinas Kesehatan Propinsi DIY after restructuring the organization. There are 172 respondents of this research, but only 163 returned the questionnaires, so there are 163 questionnaires to be analyzed on this research. The data, then, examined of normality, linearity and multycollinearity so that it can be analyzed by using multi linear regression. This method is used for proving research hypothesis. Based on the data description, the level of employee acceptance of change is in the medium category. The transformational leadership behavior of supervisor is also in the medium category. The research is done to all levels of leaders in the organization. The communication intensity is also in the medium category based on the opinion of the respondents. There is no respondent who consider the communication intensity in the high category. From the result of the multi linear regression analysis, it is found that there is positive relation between transformational leadership, communication intensity and employee acceptance of change. It means that all of the research hypotheses are proved. This research also found that the contribution of the independent variables (transformational leadership and communication intensity) to dependent variable (acceptance of change) is 30 percents. The other 70 percents are because of other variable that is not covered by this research.

Kata Kunci : Gaya Kepemimpinan Transformasional,Intensitas Komunikasi,acceptance to change, transformational leadership, communication intensity


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.