Analisis pengaruh bauran pemasaran pada sikap membuka tabungan hari depan di PT BCA Tbk. KCU Yogyakarta
ADITO, Basu Swastha Dharmmesta, Prof.Dr.,MBA
2005 | Tesis | Magister ManajemenPenelitian ini bertujuan untuk: (1) mengidentifikasi pengaruh kebijakan bauran pemasaran yang terdiri dari produk, harga, distribusi dan promosi terhadap niat menabung Tahapan pada PT. BCA Tbk. KCU Yogyakarta; (2) mengidentifikasi faktor dari bauran pemasaran yang mencakup produk, harga, distribusi, dan promosi yang berpengaruh paling kuat terhadap niat menabung Tahapan pada PT. BCA Tbk. KCU Yogyakarta; dan (3) merekomendasikan kebijakan yang menyangkut bauran pemasaran bagi manajemen bank agar mampu menarik nasabah sebanyak-banyaknya untuk menabung dengan Tahapan pada PT. BCA Tbk KCU Yogyakarta. Sampel dalam penelitian ini adalah mahasiswa Universitas Atma Jaya Yogyakarta. Jumlah sampel yang diambil sebanyak 200 orang. Pengambilan sampel menggunakan metode non-probability sampling dengan judgmental sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner yang disusun dengan skala Likert. Data dianalisis dengan menggunakan uji analisis statistik regresi berganda (multiple regression) secara simultan dan parsial. Penelitian ini menggunakan dasar teori bauran pemasaran dan theory of reasoned action dari Fishbein untuk mengetahui faktor-faktor yang berpengaruh terhadap niat (BI). Dari teori bauran pemasaran terdapat 4 variabel yaitu: (1) produk; (2) harga; (3) distribusi; dan (4) promosi. Dari theory of reasoned action Fishbein terdapat 2 variabel yaitu sikap (Ab) dan norma subyektif (SN). Hasil penelitian memperlihatkan bahwa produk, harga, distribusi, dan promosi secara simultan berpengaruh terhadap sikap (Ab) calon nasabah. Akan tetapi secara parsial hanya variabel produk yang berpengaruh signifikan terhadap sikap (Ab). Itu artinya bahwa dalam mempengaruhi sikap (Ab) calon nasabah, faktor produksi merupakan hal yang lebih penting dipertimbangkan dibandingkan dengan faktor harga, distribusi, dan promosi. Terdapat pengaruh produk, harga, distribusi, dan promosi secara simultan terhadap norma subyektif (SN) calon nasabah, sedangkan secara parsial hanya dua variabel yang berpengaruh terhadap norma subyektif (SN) calon nasabah yaitu produk dan distribusi. Artinya, untuk mempengaruhi norma subyektif (SN) calon nasabah, kedua faktor tersebut merupakan hal yang lebih penting dibandingkan dengan faktor harga dan promosi. Hasil analisis memperlihatkan bahwa sikap (Ab) dan norma subyektif (SN) secara simultan berpengaruh terhadap niat (BI) calon nasabah membuka Tahapan BCA. Sementara dilihat dari pengaruhnya secara parsial, hanya variabel norma subyektif (SN) yang berpengaruh signifikan terhadap niat (BI) calon nasabah untuk membuka Tahapan BCA. Artinya, bahwa dalam mempengaruhi niat (BI) calon nasabah, faktor norma subyektif (SN) merupakan hal yang lebih penting diperhatikan pihak bank sehingga kelompok referen dalam hal ini keluarga mau mendorong anggota keluarganya untuk membuka Tahapan BCA.
This study aims to: (1) identify the influence of marketing mix policy consisted of product, price, distribution and promotion on the intention to save Tahapan at P.T. BCA Tbk. KCU Yogyakarta, (2) identify the factors of marketing mix including product, price, distribution, and promotion which have the strongest influence on the intention to save Tahapan at P.T. BCA Tbk. KCU Yogyakarta, and (3) recommend a policy of marketing mix to the bank management in order to be able to draw customers as many as possible to save Tahapan at P.T. BCA Tbk. KCU Yogyakarta. Samples in this study are Atma Jaya University students Yogyakarta. The number sampled is 200 students. We used non-probability sampling method with judgmental sampling. The data collection was carried out by using questionnaires arranged by Likert’s scale. The data were analyzed by multiple regression statistic analysis test simultaneously and partially. This study uses the theory fundamental of marketing mix and Fishbein’s theory of reasoned action for knowing factors influencing on the intention (BI). The theory of marketing mix consists of 4 variables, namely: (1) product; (2) price; (3) distribution; and (4) promotion. Fishbein’s theory of reasoned action consists of 2 variables, namely: attitude (Ab) and subjective norm (SN). The study result shows that product, price, distribution, and promotion influences simultaneously on the attitudes (Ab) of customer candidates. But partially, only product variable that influences significantly on the attitudes (Ab). It means that in influencing the attitudes (Ab) of customer candidates, the production factor is the more important thing to be considered than the price, distribution, and promotion factors. There are simultaneous influences of the product, price, distribution, and promotion on the subjective norm (SN) of customer candidates, while partially, only two variables that influence on the subjective norm (SN) of customer candidates, namely, the product and distribution. It means, for influencing the subjective norm (SN) of customer candidates, the two factors are the more important things than the price and promotion factors. The analysis result shows that the attitude (Ab) and subjective norm (SN) influence simultaneously on the intention (BI) of customer candidates for opening Tahapan BCA. While in terms of the partial influence, only the subjective norm variable (SN) that influences significantly on the intention (BI) of customer candidates for opening Tahapan BCA. It means that in influencing the intention (BI) of customer candidates, the subjective norm factor (SN) is the more important to be considered by the bank side so that the reference group in this case their families would like to motivate their family member for opening Tahapan BCA.
Kata Kunci : Bauran Pemasaran, product, price, distribution, promotion, attitude, subjective norm, and intention of customer candidate