Perbandingan tingkat profitabilitas antara PT Telekomunikasi Indonesia Tbk dengan PT Indosat Tbk dengan menggunakan pendekatan Penman
INDRA, Yuri, Mamduh M. Hanafi, Dr.,MBA
2005 | Tesis | Magister ManajemenLatar belakang pada studi kasus ini pada dasarnya adalah untuk melihat tingkat profitabilitas antara kedua perusahaan telekomunikasi di Indonesia yaitu PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (PT Telkom) dan PT Indonesian Satellite Corporation Tbk (PT Indosat) dengan pendekatan Penman. Pendekatan analisis profitabilitas Penman ini berusaha menganalisis tingkat profitabilitas suatu perusahaan dengan melihat faktor-faktor kegiatan perusahaan. Kegiatan perusahaan dapat dibagi menjadi tiga kegiatan utama yaitu operasi, investasi, dan keuangan. Kegiatan utama bagi perusahaan non keuangan yang menghasilkan nilai tambah bagi perusahaan adalah kegiatan operasi dan investasi sedangkan kegiatan keuangan tidak menghasilkan nilai tambah bagi perusahaan sehingga harus dibedakan secara jelas. Untuk memisahkan antara kegiatan operasi dan kegiatan keuangan ini maka laporan keuangan berdasarkan Standar Akuntansi Keuangan (SAK) harus terlebih dahulu direformulasi. Setelah direformulasi langkah berikutnya adalah melakukan analisis profitabilitas untuk mengukur kemampulabaan suatu perusahaan dilihat dari kedua aktivitas perusahaan tersebut yaitu kegiatan keuangan dan kegiatan operasi. Terdapat 3 tahap analisis profitabilitas dengan menggunakan metode Penman. Masing-masing tahap analisis merupakan pemecahan lebih lanjut dari tahap sebelumnya. Dari penelitian studi kasus ini menunjukkan hasil bahwa ROCE yang dihasilkan PT Indosat ternyata memang berbeda secara statistik dengan ROCE yang dihasilkan oleh PT Telkom. Selama enam tahun amatan (1999 sampai dengan 2004) tampak bahwa pada PT Indosat kontribusi kegiatan operasi lebih dominan dibandingkan kegiatan keuangan, sedangkan pada PT Telkom hasilnya lebih bervariasi terdapat 3 tahun amatan yang menunjukkan kontribusi kegiatan operasi lebih dominan, 2 tahun amatan yang menunjukkan kontribusi kegiatan keuangan lebih dominan dan 1 tahun amatan yang menunjukkan kontribusi kegiatan keuangan dan kegiatan operasi seimbang.
The main issue on this case study is lays out the profitability of the Indonesian telecommunication company both PT Telekomunikasi Indonesia and PT Indonesian Satellite Corporation with Penman method. The profitability analysis with Penman method try to analyze the profitability degree based on activity doing by business entity. There are three main activities done by company, there are operations activity, investments activity, and financing activity. The main activities that generate value to the firm are operations activity and investment activity. The financing activities do not generate value to company. On the other words, profitability that generates value comes from a firm’s operations. Thus analysis begins with a reformulation of the statements, which distinguish operating activities from financing activities. The main aim of reformulating the financial statement is to discover the drivers of ROCE and growth in preparation for forecasting and valuations. The analysis of the drivers of ROCE is called profitability analysis. The analysis of profitability is broken down into its drivers over three levels of analysis. The outcomes of these case studies shown that the ROCE generates by PT Indosat statistically different from ROCE generate by PT Telkom. In the 1999 until 2004 show that operation activity gives more contribution to ROCE of Indosat rather that financing activity, but there are some output variations in PT Telkom. The outcomes shown that there are 3 years where the operations activity in more dominance rather than financing activities, and two years shown where financing activities more dominance. One year shown that operating activity and financing activity have same contribution to ROCE of PT Telkom.
Kata Kunci : Analisis profitabilitas Penman, reformulasi laporan keuangan, ROCE, PT Indosat, PT Telekomunikasi Indonesia, Penman profitability analysis, reformulating of financial statements, Return On Common Equity (ROCE), Indosat, Telkom