Laporkan Masalah

Perubahan tingkat suku bunga dan kinerja pasar modal Indonesia :: Analisis pada sektor pasar dan sektor industri tahun 2002-2005

KUSPITUTRI, Ayu, Sukmawati, Prof.Dr.,MM

2006 | Tesis | Magister Manajemen

Studi ini bertujuan untuk menguji reaksi kinerja pasar modal Indonesia terhadap perubahan tingkat suku bunga. Penelitian ini juga menganalisis reaksi kinerja yang bervariasi pada semua sektor industri terhadap perubahan tingkat suku bunga. Penelitian ini melakukan pengujian dengan menggunakan analisis pada tingkat pasar dan tingkat industri. Data yang digunakan sebagai sampel diambil selama periode 2002-2005. Perubahan tingkat suku bunga yang terjadi selama periode tersebut meliputi 144 perubahan yang terdiri dari 44 kenaikan suku bunga dan 100 penurunan suku bunga. Penelitian ini menggunakan indeks pasar (IHSG) dan sembilan sektor menurut klasifikasi industri yang telah ditetapkan BEJ, yang diberi nama yaitu (1) sektor pertanian (2) sektor pertambangan, 3) sektor industri dasar dan kimia, (4) sektor aneka industri, (5) sektor industri barang konsumsi, (6) sektor properti dan real estate (7) sektor infrastruktur, utiliti dan transportasi, (8) sektor industri keuangan dan (9) sektor perdagangan, jasa dan investasi. Untuk menghitung reaksi return pasar (industri) digunakan ukuran meanadjusted return (MAR) dan cumulative mean adjusted return (CMAR) selama 21 event window. Dari penelitian ini analisis One Sample t-test digunakan untuk mengetahui apakah nilai MAR pasar, dan sektoral. Analisis One Way (ANOVA) digunakan untuk mengetahui ada tidaknya perbedaan sensitivitas return saham antara saham-saham sektoral yang disebabkan karena perubahan Suku Bunga di Indonesia. Hasil analisis Mean Adjusted Retun (MAR) pada saat perubahan tingkat suku bunga SBI dapat diketahui bahwa return antar sektoral mempunyai respon yang lebih sensitif dibandingkan return pasar. Hasil uji beda sensitivitas return antara return saham sektor keuangan dan return saham sektor yang lainnya dapat diketahui bahwa terdapat perbedaan sensitivitas return saham sektor keuangan pada saat pengumuman penurunan suku bunga, sedangkan saat pengumuman kenaikan suku bunga, return saham sektoral cenderung memiliki respon yang sama.

This study planned to test empirically the performance of Indonesia capital market following the interest rate change. This paper also tests the relationship between the interest rate changes and the subsequence performance in various industries. We used market level analysis as well as industry level analysis. We examine the 2002-2005 period. The sample consists of 144 interest rate change, 44 increase and 100 decrease. We used one market index and nine industry indexs which are Indonesian Capital Market Composite Index, Agriculture Sector Index, Mining Sector Index, Basic Industry Sector Index, Miscellaneous Industry Index, Consumer Goods Industry Index, Real Estate and Property Sector Index, Infrastructure Sector Index, Financial Sector Index and Trade Sector Index. In order to examine the market and industry performance following interest rate change, we test the mean-adjusted return (MAR) and cumulative mean adjusted return (CMAR) during 21 event windows with t-test statistics. The results indicate that market and industrial performance react positively to the increase and decrease of interest rate. Meanwhile, using one way ANOVA resulted, there is an indication that industrial sector performance tends to be more sensitive than market performance.

Kata Kunci : Tingkat Suku Bunga,Kinerja Pasar Modal,Kinerja Sektor Industri,Analisis Tingkat Pasar,Analisis Tingkat Industri, Interest rate change, market performance, industrial sector performance, market level analysis, industry level analysis


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.