Laporkan Masalah

Pengaruh perubahan kondisi pasar, perubahan kurs, suku bunga, dan laju inflasi terhadap return saham sektoral di Bursa Efek Jakarta

PUSPITA, Yurike Yubi, Eduardus Tandelilin, Prof.Dr.,MBA

2006 | Tesis | Magister Manajemen

Penelitian ini bertujuan untuk menguji ada tidaknya pengaruh perubahan kondisi pasar, perubahan kurs, suku bunga, dan laju inflasi terhadap return saham sektoral di Bursa Efek Jakarta pada periode Januari 2002 sampai dengan Desember 2005. Hipotesis yang diajukan adalah (1) Perubahan kondisi pasar berpengaruh positif terhadap return saham sektoral; (2) Perubahan kurs berpengaruh negatif terhadap return saham sektoral; (3) Suku bunga yang tidak diharapkan berpengaruh negatif terhadap return saham sektoral; (4) inflasi yang tidak diharapkan berpengaruh negatif terhadap return saham sektoral; (5) perubahan inflasi yang diharapkan berpengaruh negatif terhadap return saham sektoral; dan (6) Pengaruh perubahan kondisi pasar, perubahan kurs, suku bunga yang tidak diharapkan, inflasi yang tidak diharapkan, dan perubahan inflasi yang diharapkan terhadap return saham berbeda antara sektor keuangan dan sektor non keuangan. Data yang digunakan adalah data sekunder bulanan dalam bentuk time series yang meliputi harga saham sektoral indeks IHSG, kurs Rp terhadap $, suku bunga, dan IHK yang digunakan sebagai proxy inflasi. Variabel dependen dalam penelitian ini adalah return saham sektoral sedangkan variabel dependennya meliputi Perubahan kondisi pasar, perubahan kurs, suku bunga yang tidak diharapkan, inflasi yang tidak diharapkan, dan perubahan inflasi yang diharapkan. Variabel independen suku bunga yang tidak diharapkan, inflasi yang tidak diharapkan, dan perubahan inflasi yang diharapkan diperoleh dengan cara menaksir terlebih dahulu expected inflation dan expected interest rate dengan menggunakan metode ARIMA dalam analisis deret berkala (time series). Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis regresi berganda (multiple regression). Dan untuk menjawab hipotesiskeenam, model regresi berganda tersebut ditambahkan dengan satu variabel independen yang berupa variabel dummy. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perubahan kondisi pasar berpengaruh positif terhadap return saham sektoral pada seluruh sektor, suku bunga berpengaruh positif terhadap return saham sektoral pada sektor pertanian, dan laju inflasi berpengaruh positif terhadap return saham sektoral pada sektor manufaktur. Dan tidak terdapat perbedaan pengaruh yang signifikan antara sektor keuangan dan non keuangan yang diamati.

This research purposed to investigate the sensitivity of sector stocks returns to the exchanged of market condition, exchanged rate, interest rate and inflation in Jakarta Stock Exchange in period January 2002 till December 2005. The proposed hypotheses was (1) the exchanged of market condition influenced positive to sector stocks returns; (2) exchanged rate influenced negative to sector stocks returns; (3) unexpected interest rate influenced negative to sector stocks returns; (4) unexpected inflation influenced negative to sector stocks returns; (5) changed of expected inflations influenced negative to sector stocks returns; and (6) The influenced of the exchanged of market condition, exchanged rate, unexpected interest rate, unexpected inflation, and expected inflation changed to sector stocks returns differed between financial and non-financial sector. The used data in this research was monthly secondary data in time series which was sector stocks price (IHSG), exchange rates, interest rates, and consumer price indices as a proxy of inflation. Dependent variable for this research was sector stocks returns while the independent variables was the exchanged of market condition, exchanged rate, unexpected interest rate, unexpected inflation, and expected inflation changed. To got unexpected interest rate variables, unexpected inflation, and expected inflation changed, at first we estimated expected inflation and expected interest rate with ARIMA method in analyzes of time series. We used multiple regressions as analyzes method in this research. And to answered the sixth hypothesis, we added one independent variable (variable dummy) in the multiple regressions. The result showed that the exchanged in market condition influenced positive to sector stocks returns of all sector, interest rates influenced positive to sector stocks returns of agriculture, and inflations influenced positive to sector stocks returns of manufacture. And there was no significantly different influence between financial and non-financial sector.

Kata Kunci : Return Saham Sektoral,Kondisi Pasar,Perubahan Kurs,Suku Bunga,Laju Inflasi, Return, Exchange rates, Interest rates, Inflation, ARIMA, and Dummy variable


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.