Pengaruh komitmen organisasi terhadap kinerja anggaran pada PT Bank Pembangunan Daerah Sumatera Selatan
AURIES, Muhammad, Ertambang Nahartyo, Dr.,M.Sc
2005 | Tesis | Magister ManajemenAnggaran merupakan penyusunan aktivitas yang akan dilaksanakan manajemen selama periode waktu tertentu yang dinyatakan dalam satuan moneter. Dengan demikian anggaran merupakan alat perencanaan dan pengendalian bagi manajemen. Agar dapat mencapai sasarannya, maka pelaksanaan anggaran memerlukan komitmen organisasi yang tinggi. Oleh karena itu, tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh komitmen organisasi terhadap kinerja anggaran, khususnya pada PT. Bank Sumsel. Kuesioner digunakan untuk mengetahui tingkat komitmen organisasi. Kuesioner dibagikan kepada bagian yang terkait dengan pelaksanaan anggaran. Kuesioner tersebut terdiri dari tiga dimensi yaitu affective dimensions, continuance dimensions dan normative dimensions, sedangkan kinerja anggaran datanya diperoleh dari divisi perencanaan PT. Bank Sumsel yaitu selisih antara anggaran dengan realisasinya. Prosedur penyusunan anggaran (baca: RKAT/RBBU) pada PT. Bank Sumsel telah dijalankan dengan baik, dimana adanya pembagian tugas yang jelas antara pihak yang menyusun anggaran, pihak yang memberikan input/masukan, pihak yang memutuskan atau mengesahkan. Dengan demikian, kemungkinan terjadinya tumpang tindih anggaran atau tidak dianggarkan tidak akan terjadi. Pendekatan dalam penyusunan yang digunakan adalah pendekatan negosiasi (negotiation approach). Dalam hal ini divisi perencanaan melalui divisi yang terkait dengan anggaran yang disusun telah menyampaikan data mengenai kebutuhan masing-masing divisi dan menyerahkannya kepada tim RKAT/RBBU. Hasil pengolahan tim ini akan disampaikan pada rapat dewan direksi. Hasil dari korelasi (Spearman Correlation Rank Test) adalah komitmen organisasi mempunyai hubungan yang lemah terhadap kinerja anggaran. Tingkat signifikansi hubungan antara komitmen organisasi terhadap kinerja anggaran dilakukan pengujian dengan uji z. Uji signifikansi ini dilakukan secara simultan dan parsial diperoleh hasil bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara komitmen organisasi dengan kinerja anggaran. Hal ini berarti komitmen organisasi tidak dapat menjelaskan variasi kinerja anggaran yang telah ditetapkan perusahaan.
Budget is an arranging activity that is about to be held by management during a period of specific time stated in monetary unit. Therefore budget is used in planning and controlling tools for management. To reach the goals a highly organization commitment is needed. Because of that, the purpose of this research is to find out the effect of organization commitment towards the budget performance of PT. Bank Sumsel. Questionnaires were used to find out the organization commitment level. These Questionnaires were spread to division relate to budget holder. These Questionnaires consists of three dimension that are affective dimensions, continuance dimensions and normative dimensions. Whereas data of budget performance was taken from planning division of PT. Bank Sumsel, it was the difference between budget and realization. Budget arrangement procedure (read: RKAT/RBBU) at PT. Bank Sumsel had been done well; where there was clear job distribution among budget arrangement division, input division, deciding division. So there was no chance collapsing between budget and non-budget to happen. Approach in setting was negotiation approach. Planning division, through relating division to the arranged budget had delivered data of their needs, arranged budget that would be sent to RKAT/RBBU team. The result would be delivered on directors meeting. The result of spearman correlation rank test is organization commitment appear to have weak relation towards budget performance. Significant correlation level of organization commitment and budget performance was tested by Z-test. The significant test is done simultaneously and partially. As the result, there is no significant relation between organization commitment and budget performance. It means organization commitment is unable to explain budget performance variation that has been decided by management.
Kata Kunci : Komitmen Organisasi,Kinerja Anggaran,Komitmen Organisasi,Kinerja Anggaran, budget, organization commitment, budget performance, affective dimensions, continuance dimensions and normative dimensions, negotiation approach