Penentuan sasaran Program Raskin dengan pendekatan Vulnerable Analysis and Mapping (VAM) di Kota Sorong
DEWANTI, Irene Tantri, Drs. Wahyu Widayat, M.Ec
2005 | Tesis | Magister Ekonomika PembangunanPenelitian ini bertujuan untuk menentukan daerah atau wilayah di Kota Sorong yang dapat digolongkan sebagai daerah rawan pangan sehingga menjadi sasaran program ketahanan pangan seperti halnya Raskin. Hal ini dilakukan dengan mengklasifikasikan daerah atau wilayah yang ada dalam beberapa tingkatan atau kategori kerawanan pangan. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan untuk melihat program-program yang ada di tingkat kelurahan di wilayah Kota Sorong dalam usaha untuk pengentasan kemiskinan. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder berupa data klasifikasi dan pentahapan keluarga di seluruh wilayah kelurahan yang ada di Kota Sorong yang diperoleh dari BKKBN. Selain itu juga data target dan distribusi beras oleh sub divisi regional Kota Sorong selama tahun 2004 untuk wilayah Kota Sorong. Alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah Vulnerable Analysis and Mapping (VAM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 20 Kelurahan yang diamati, hanya ada 2 kelurahan yaitu Kelurahan Raam, dan Kelurahan Klabala yang berada pada vulnerabilitas tertinggi yang berarti berada pada daerah yang sangat membutuhkan Raskin. Sebanyak 2 kelurahan berada pada daerah vulnerabilitas tinggi yaitu Kelurahan Soop dan Kelurahan Tanjung Kasuari. Sebanyak 4 kelurahan berada dalam tingkat vulnerabilitas sedang, masing-masing 6 kelurahan berada dalam tingkat vulnerabilitas rendah dan terendah. Apabila dibandingkan hasil alokasi Raskin tahun 2004 dengan analisis VAM, maka dengan menggunakan metode VAM, jumlah kelurahan yang menjadi target menjadi lebih sedikit yaitu dari 20 kelurahan (100%) menjadi 17 kelurahan (85%) dengan target KK yang sama. Selain Program Raskin, program pengentasan kemiskinan juga dilakukan oleh Pemerintah Kota Sorong, di antaranya adalah Program Kompensasi Pengurangan Subsidi BBM (PKPS-BBM) yang dilaksanakan dalam alokasi Bantuan Khusus Murid (BKM), Bantuan Operasional Sekolah (BOS), maupun bidang infrastruktur perdesaan. Program pengentasan kemiskinan juga dilakukan melalui program asuransi kesehatan yang didanai oleh pemerintah pusat dan daerah yang kesemuanya dialokasikan untuk penduduk miskin di Kota Sorong.
This research attempted to determine the area or region in Sorong City that could be categorized into food vulnerable areas so they would be the target of food buffer program such as Raskin. It’s done by classifying area or region in some level or category of food vulnerability. This research also attempted to review the program in village level in Sorong City in the effort to alleviate the poverty. The data used in the research were secondary data consisting of classification and leveling of family data in all village in Sorong City obtained from BKKBN. The data also included the data of target and distribution of food by regional subdivision in Sorong City in the year 2004. The analysis method applied in this research was Vulnerable Analysis and Mapping (VAM). The findings of this research indicated that of the 20 villages observed, only 2 villages, they were Raam Village and Klabala Village could be categorized into highest vulnerabililty. It meant that these villages needed Raskin in the first priority. There were 2 village in the high vulnerable area, they were Soop Village and T. Kasuari Village. There were 4 villages in the modest level of vulnerability and 6 villages were in low and lowest level of vulnerability. Compared to Raskin allocation in the year 2004 to VAM analysis, by the use of VAM method, the number of village to be the target was less, i.e. from 20 villages (100%) to 17 villages (85%) in the same number of family. Beside Raskin program, the program to alleviate poverty was also done by the Government of Sorong City, such as Oil Subsidy Price Increasing Compensation Program (PKPS-BBM) used by allocation of Student Specialized Aid (BKM), School Operational Aid (BOS), and village infrastructure aid. The poverty alleviation program was also done by health insurance program funded by central and local government that all of these programs were allocated to poor people in Sorong City.
Kata Kunci : Program Raskin, VAM, Daerah Rawan Pangan, Pengentasan Kemiskinan