Laporkan Masalah

Konsentrasi geografis industri kecil dan rumah tangga (IKRT) di Kabupaten Pemalang Provinsi Jawa Tengah, 2000-2004

SISWANTI, Dian Ika, Lincolin Arsyad, Ph.D

2006 | Tesis | Magister Ekonomika Pembangunan

Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi lokasi kluster industri kecil dan rumah tangga (IKRT), mengidentifikasi kelompok industri utama yang menjadi andalan pada daerah kluster, dan mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi terhadap terjadinya kluster IKRT di Kabupaten Pemalang. Data yang digunakan adalah data sekunder berupa data potensi industri kecil yang diperoleh dari Diperindagkop-Pm Kabupaten Pemalang, data lembaga keuangan yang berasal dari Bagian Perekonomian Setda Kabupaten Pemalang dan Subdin Koperasi pada Diperindagkop-Pm Kabupaten Pemalang, data jumlah pelanggan PLN dari Kantor PLN UPJ Pemalang, Comal dan Randudongkal, serta data jumlah penduduk dari BPS Kabupaten Pemalang, dengan periode pengamatan tahun 2000-2004. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah : analisis sistem informasi geografi (SIG) untuk mengidentifikasi lokasi kluster IKRT, indeks spesialisasi regional Krugman untuk mengindentifikasi kelompok industri yang menjadi andalan, dan membandingkan tingkat spesialisasi antarkluster pada daerah kluster industri. Analisis regresi logistik digunakan untuk menguji faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya kluster industri. Hasil analisis menunjukkan bahwa IKRT di Kabupaten Pemalang tersebar tidak merata antar daerah. Indeks spesialisasi tertinggi sebesar 1,81 adalah indeks antara Kecamatan Ulujami dan Kecamatan Watukumpul. Hal ini mengindikasikan bahwa kedua daerah tersebut memiliki struktur industri yang berbeda. Indeks spesialisasi terendah ditemukan antara Kecamatan Pemalang dan Kecamatan Pulosari dengan indeks sebesar 0,22. Hal tersebut mengindikasikan bahwa kedua daerah ini mempunyai struktur industri yang hampir sama. Analisis regresi logistik dengan menggunakan tiga variabel, yaitu angkatan kerja, PLN dan bank. Variabel angkatan kerja dan PLN mempunyai pengaruh yang positif dan signifikan, sedangkan variabel bank tidak signifikan.

This research aimed to identify the location of the small scale and household industry cluster (IKRT), to identify especial industrial group becoming leader of area cluster, and to identify the factors influencing to the happening of cluster IKRT in Pemalang Regency. Data were used and gathered from of small industrial potency data obtained from Diperindagkop-Pm of Pemalang Regency, data of financial institution from economi division of regent office of Pemalang Regency (Bagian Perekonomian Setda Pemalang) and Cooperation subdivision (Subdin Koperasi) of Diperindagkop-pm of Pemalang Regency, PLN customer data from Office of PLN UPJ Pemalang, Comal, and Randudongkal, and the labour force gathered from BPS of Pemalang Regency, with the year period of observation 2000-2004. Geography Information System (GIS) is used to identify IKRT cluster location, Krugman's index of regional specialization level in cluster of industry area. Logistic regression analysis used to examine the factors influencing the happening of industrial cluster. Result of analysis indicates that IKRT in Pemalang Regency is not spread evenly in each region but concentrated at clusters. The highest Krugman's index is 1.81 for District of Ulujami and Watukumpul District. This Matter is indicated that both the area have the different industrial structure. The lowest index found between Pemalang District and Pulosari District as 0.22. Indicated that between of two districts almost same industry structure. Logistic regression analysis with three variables that are labour force, PLN, and bank. Resulted that Labour force and PLN are significantly to cluster industry, but bank aren't significantly.

Kata Kunci : kluster, IKRT, SIG, indeks spesialisasi, regresi logistik, angkatan kerja, PLN, bank, cluster, Krugman's index of regional specialization, logistic regression analysis, labour force


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.