Analisis wilayah cakupan pusat perbelanjaan di Kota Denpasar
HIDAYAT, Denny, Dr. Lincolin Arsyad, M.Sc
2006 | Tesis | Magister Ekonomika PembangunanAnalisis wilayah cakupan merupakan teori penting untuk membuat keputusan investasi bisnis ritel. Analisis wilayah cakupan terhadap pusat perbelanjaan di kota Denpasar, dilakukan untuk menghitung tingkat persaingan antar pusat perbelanjaan, prospek investasi, preferensi konsumen serta peluang investasi ruang perbelanjaan. Objek dari penelitian ini adalah enam pusat perbelanjaan yang ada di kota Denpasar. Teknik yang digunakan dalam pengumpulan data adalah sampel acak bertujuan melalui wawancara terhadap 200 responden untuk memperoleh data primer dan riset perpustakaan untuk memperoleh data sekunder. Model analisis yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari tiga model. Pertama adalah model probabilitas Huff's lyang digunakan untuk mengukur probabilitas kunjungan masing-masing pusat perbelanjaan sehingga diketahui tingkat persaingan antar pusat perbelanjaan. Kedua adalah model penilaian dengan menggunakan pendekatan pendapatan untuk menghitung nilai potensial dan prospek investasinya. Model ketiga adalah model estimasi permintaan pasar terhadap ruang perbelanjaan yang digunakan untuk menghitung tingkat kecukupan pasokan ruang perbelanjaan yang sudah ada sehingga diketahui peluang investasinya. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa probabilitas kunjungan dan nilai potensial tertinggi adalah pusat perbelanjaan Ramayana. Sedangkan peluang investasi ruang perbelanjaan masih terbuka sebesar 77.154 M2.
Trade Area Analysis/Catchment Area Analysis is the important theory to make decision on invesment of retail business. Trade Area Analysis of shopping centre in Denpasar, conducted to measure the competition level between shopping centres, invesment prospect, consumer preferrence and opportunity on invesment of retail space. The object of this research are six shopping centres on Denpasar. Technique used in data collecting is purposive sampling based on interview of 200 respondent to obtain the primary data and research into library to obtain the secondary data. The model analysis used in this research are consist of three models. First is Huffs Probability Model used to measure the probability visit of each shopping centres so it can be known the competition level between the shopping centres. Second is assessment model by using income approach to identify the potential value and its invesment prospect. Third model is estimating potential market demand of retail space used to measure sufficiency level of supply retail space so that known the invesment opportunity. The result from this research shows that the highest probability and potential value is Ramayana Departement Store. While opportunity of investment of retail space equal to 77.154m2.
Kata Kunci : Investasi Bisnis Ritel,Wilayah Cakupan