Dampak pemekaran wilayah terhadap APBD, PDRB sektoral dan produktivitas tenaga kerja sektoral di Kabupaten Bima Provinsi NTB
IRAWAN, Ikbal, Budiono Sri Handoko, Ph.D
2006 | Tesis | Magister Ekonomika PembangunanPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak pemekaran wilayah terhadap APBD, PDRB sektoral dan produktivitas tenaga kerja sektoral di Kabupaten Bima. Data yang digunakan adalah data sekunder runtun waktu (time series) selama 1999-2004 untuk data APBD, PDRB sektoral dan produktivitas tenaga kerja sektoral. Alat analisis yang digunakan adalah analisis kuantitatif dengan menggunakan uji statistik (uji t) untuk melihat beda dua rata-rata sebelum dan sesudah pemekaran wilayah. Hasil analisis menunjukkan bahwa hasil uji t statistik untuk dampak pemekaran wilayah terhadap APBD menunjukkan bahwa pajak daerah, retribusi daerah, laba usaha daerah, lain-lain PAD, bagi hasil pajak, DAU, penerimaan lain, belanja rutin/belanja aparatur, belanja pembangunan/belanja publik, pendapatan daerah dan belanja daerah mengalami peningkatan secara signifikan sesudah adanya pemekaran wilayah, sedangkan bagi hasil bukan pajak dan DAK mengalami peningkatan tidak signifikan. Hasil uji t statistik untuk dampak pemekaran wilayah terhadap PDRB sektoral menunjukkan bahwa sembilan sektor ekonomi mengalami peningkatan secara signifikan sesudah pemekaran wilayah. Dampak pemekaran wilayah terhadap produktivitas tenaga kerja sektoral menunjukkan bahwa produktivitas tenaga kerja pada sembilan sektor ekonomi mengalami peningkatan secara signifikan sesudah pemekaran wilayah.
This research aims for analyzing the impact of region expansion to local budget, sectoral gross regional domestic product (GRDP) and also sectoral labor productivity in Bima Regency. Data used in this research is time-series for 1999– 2004 to local budget, sectoral gross regional domestic product (GRDP) and sectoral labor productivity. Tools of analysis used in this research is quantitative analysis by using statistical test (test t) to see the difference of two mean before and after region expansion. The analysis result indicates that statistical t test value for the impact of region expansion to local budget show that local taxes, fee and charges, local government corporate profit, other local original revenue, tax share, general allocation funds, other receipt, routine/personnel expenditure, development/public expenditure, local revenue and local expenditure raised significantly after region expansion. On other hand, non tax share and special allocation funds raised un-significantly. Statistical t test result for the impact of region expansion to sectoral gross regional domestic product (GRDP) show that nine economic sectors raised significantly after region expansion. The impact of region expansion to sectoral labor productivity show that labor productivity for nine economic sectors raised significantly after region expansion.
Kata Kunci : Pemekaran Wilayah,APBD, PDRB,Produktivitas Tenaga Kerja,Pemekaran Wilayah, Region Expansion, Local Budget, Sectoral Gross Regional Domestic Product (GRDP) and Sectoral Labor Productivity.